Orang yang Lebih Berhak Terima Zakat Fitrah

Penerima zakat fitrah ada yang harus didahulukan. Mereka adalah orang-orang fakir dan miskin.


SETIAP Muslim wajib menunaikan zakat fitrah. Sebab, hidup ini bukan hanya diisi dengan orang-orang yang mampu dalam hal materi saja.

 Di sekelilingnya masih ada yang perlu dibantu. Jika tidak adanya kewajiban untuk memberi, maka boleh jadi tak semua orang mau secara sadar diri untuk memberi. Maka, setiap tahun, zakat fitrah ini ada.

Zakat fitrah yang telah terkumpul akan diberikan kepada orang penerima zakat. Penerima zakat fitrah adalah seperti penerima zakat-zakat lainnya. Hanya saja, ada orang yang lebih berhak menerimanya. Siapakah dia? Mereka adalah orang-orang fakir dan orang-orang miskin.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta pada hari ini (Idul Fitri). Zakat fitrah tidak boleh diberikan kepada selain orang-orang fakir kecuali jika orang-orang fakir tidak ada lagi, atau karena kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya,” (Diriwayatkan Al-Baihaqi).

Jadi, dalam pemberian zakat fitrah, kita harus lebih mendahulukan orang-orang fakir dan miskin. Sebab, mereka lebih membutuhkan daripada penerima-penerima zakat lainnya.

 Kategori dalam hal materi mereka sangat rendah jika dibadingkan dengan yang lain. Maka, wajar saja jika mereka harus didahulukan. []

Referensi: Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim/Karya: Abu Bakr Jabir Al-Jazairi/Penerbit: Darul Falah


EmoticonEmoticon