Tampilkan postingan dengan label Info Vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Vitamin. Tampilkan semua postingan

Fungsi Vitamin K Krusial Bagi Bayi Hingga Orang Dewasa

Fungsi vitamin K sangat krusial bagi tubuh meski sayangnya senyawa ini tidak biasa digunakan sebagai suplemen makanan. Vitamin ini sendiri sebenarnya merupakan sekelompok senyawa. Vitamin K1 dan K2 merupakan bagian yang paling penting dari kelompok ini.

Golongan vitamin K1 bisa didapatkan dari konsumsi sayur-sayuran, terutama yang berwarna hijau. Sementara itu, kelompok vitamin K2 merupakan senyawa yang sebagian besar diperoleh dengan cara mengonsumsi daging, keju, dan telur yang kemudian akan disintesis oleh bakteri.


Jumlah Vitamin K yang Dibutuhkan Tubuh

Untuk tiap kilogram berat badan orang dewasa, dibutuhkan sekitar 0,001 mg vitamin K. Melihat jumlah tersebut secara sederhana, bisa digambarkan bahwa jika ada orang dewasa dengan berat badan 55 kg, maka dia membutuhkan vitamin K sebanyak 0,055 mg tiap harinya. Sementara itu, orang dewasa dengan berat badan 95 kg membutuhkan jumlah vitamin ini sebanyak 0,095 mg tiap hari.

Demi bisa mendapatkan kecukupan jumlah vitamin K bagi tubuh, hal yang dilakukan mudah saja.
Seseorang hanya perlu mengonsumsi makanan yang bervariasi dan seimbang. Jangan terlalu khawatir jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin K. Hingga kini, belum ada penelitian yang memberikan bukti memadai bahwa ada efek negatif jika tubuh kelebihan vitamin K.

Kabar baiknya, sesekali tidak memenuhi kuota yang dibutuhkan juga tidak masalah. Sebab vitamin K yang masuk dalam tubuh tidak langsung digunakan. Ketika senyawa ini masuk, vitamin akan disimpan di dalam organ hati untuk digunakan di kemudian hari. Meski demikian, tentu akan lebih arif memenuhinya sesuai kebutuhan karena keseimbangan selalu lebih baik daripada terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Inilah Fungsi Penting Vitamin K

Beberapa hal di bawah ini merupakan fungsi vitamin K untuk tubuh yang sebaiknya diketahui.
  • Mempercepat penyembuhan luka
Salah satu fungsi vitamin K yang tergolong penting adalah untuk pembekuan darah. Jika tubuh tidak memiliki cukup vitamin K, maka luka kecil sekalipun bisa membutuhkan waktu sangat lama untuk sembuh.
  • Mencegah penyakit pendarahan pada bayi baru lahir
Bayi baru lahir memiliki kadar vitamin K yang sangat sedikit karena vitamin K tidak bisa menembus jaringan plasenta. Selain itu, bayi baru lahir tidak memiliki bakteri yang membantu proses pembentukan vitamin K pada saluran cernanya. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit haemorrhagic disease of the newborn (HDN) atau penyakit pendarahan pada bayi baru lahir. Penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan pada otak bayi akibat pendarahan. Oleh karena itu, bayi baru lahir sangat disarankan untuk mendapatkan suntikan vitamin K.
  • Berperan dalam memperkuat tulang
Selain membantu proses pembekuan darah, vitamin K juga berpotensi terlibat di dalam proses pembangunan tulang. Sebuah penelitian medis menyatakan adanya kaitan antara rendahnya tingkat peredaran vitamin K di dalam tubuh dengan rendahnya kepadatan tulang seseorang.

Mengingat fungsi vitamin K di atas sangat vital bagi keberlangsungan hidup manusia, maka sudah sewajarnya kita tidak menganggap remeh tentang perlunya keseimbangan senyawa ini di dalam tubuh. Jika ingin mengonsumsi suplemen vitamin K, pastikan jumlahnya tidak berlebihan karena belum diketahui efeknya apakah bisa membahayakan tubuh. Agar lebih akurat, maka hal yang sebaiknya dilakukan adalah mendiskusikannya dengan dokter.

Buah Lokal Yang Mengandung Vitamin C Paling Banyak

Vitamin C merupakan satu dari 13 vitamin utama untuk kesehatan tubuh kita. Vitamin C mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Jumlah vitamin C yang dianjurkan untuk dikonsumsi atau Recommended Dietary Allowance (RDA) untuk laki-laki dewasa adalah 90 mg dan 75 mg bagi perempuan.

Sumber vitamin C yang paling utama diantaranya adalah buah-buahan. Buah yang mengandung vitamin C ini sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan masih segar. Karena, vitamin C mudah rusak bila terkena panas atau sudah layu.

Buah lokal yang banyak mengandung vitamin C

Ada fakta menarik tentang buah yang mengandung vitamin C. Yaitu, buah yang paling banyak mengandung vitamin C ternyata bukan buah impor, melainkan buah-buahan lokal. Hmm . . . , nggak nyangka. Beberapa buah lokal diketahui mengandung vitamin C lebih banyak dibandingkan dengan apel atau jeruk impor yang harganya mahal.

Dibawah ini beberapa buah lokal yang mengandung vitamin C paling banyak :

Jambu monyet mengandung vitamin C paling banyak  

Jambu monyet (Anacardium occidentale) adalah buah yang mengandung vitamin C terbanyak. Setiap 100 g jambu monyet mengandung vitamin C sebanyak 197 mg. Bandingkan dengan apel yang hanya mengandung 5 mg atau jeruk manis yang hanya 49 mg / 100 g-nya. Kekurangan dari jambu monyet adalah rasanya yang sedikit sepat dan susah di dapat. Untuk menghilangkan sepat, buah jambu monyet cocok dibuat manisan atau diolah menjadi jus.

Buah duwet

Buah duwet (syzgium cumini) adalah buah lokal yang mengandung vitamin C terbanyak kedua setelah jambu monyet. Setiap 100 g buah duwet mengandung 130 mg vitamin C.

Di beberapa daerah, buah duwet sering disebut juga buah jamblang. Buah duwet memiliki banyak jenis, dari yang kecil hingga yang agak besar. Warna buah duwet juga beragam, ada yang agak putih, ada yang kehitaman serta ungu. Buah duwet juga mengandung glukosida phytomelin. Zat ini dapat mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler penyebab luka diabetes yang lama sembuhnya.

Buah jambu biji putih

Jambu biji putih (psidium guajava linn) merupakan buah lokal selanjutnya yang juga mengandung vitamin C sangat tinggi. Di setiap 100 g jambu biji putih mengandung vitamin C 116 mg.

Manfaat jambu biji putih antara lain untuk membantu mengontrol diabetes, maag, diare (sakit perut), masuk angin, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan mencegah kanker, ambien dan sariawan. Jambu biji putih sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit demam berdarah karena mengandung potasium, zat besi dan seng yang tinggi.

Buah gandaria

Buah gandaria (bouea macrophyla) banyak dijumpai di daerah Bogor. Buah gandaria mentah berwarna hijau dan yang matang berwarna kekuningan atau jingga.  Buah gandaria bentuknya lonjong sebesar bola bekel dan bijinya berwarna ungu muda. Buah gandaria rasanya asam segar. Umumnya buah ini digunakan sebagai bahan campuran sambal, manisan atau asinan khas Bogor. Meski rasanya asam, buah gandaria banyak mengandung vitamin C.

Buah mangga Manalagi

Buah mangga (mangifera indica linn) sangat popular di masyarakat. Buah mangga merupakan sumber beta-karotin, kalium dan vitamin C yang baik. Nutrisi yang terkandung dalam buah mangga bermanfaat untuk perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas.

Selain sebagai antioksidan, vitamin C dalam mangga bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh kapiler, kesehatan gusi, membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi natrosamin , satu zat pemicu kanker. Banyak mengkonsumsi mangga bermanfaat mengembalikan energi dengan segera, menurunkan panas, sebagai desinfektan serta mencegah gangguan pencernaan.

Suplemen vitamin C sebagai pengganti buah, bolehkah ?

Kita sebaiknya mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C setiap hari. Karena, tubuh kita tidak menyimpan cadangan vitamin C. Bila ada kelebihan vitamin C maka tubuh akan membuangnya bersama urine.  Kebutuhan setiap orang akan vitamin C berbeda-beda tergantung kondisi tubuh. Namun para ahli kesehatan menyarankan batas maksimal penggunaan vitamin C adalah 1000 mg per hari.

Karena alasan praktis, orang banyak memakai suplemen vitamin C baik tablet, kapsul atau pun cairan.

Penggunaan suplemen yang mengandung vitamin C boleh saja. Namun, penggunaan suplemen vitamin C sebaiknya disertai dengan kesadaran bahwa dalam jangka panjang penggunaan suplemen vitamin C berlebih dapat merusak ginjal. Karena itu mengkonsumsi suplemen vitamin C sebaiknya dibatasi saat tertentu saja.
Misalnya, saat kondisi kesehatan sedang menurun dan tidak sempat mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C.

Makanan Lokal Yang Banyak Mengandung Vitamin B

Makanan lokal yang mengandung vitamin B sangat banyak. Ada yang berupa sayuran, buah ataupun bahan makanan lainnya. Hampir semuanya merupakan bahan makanan dari dalam negeri yang mudah didapat disekitar kita. Selain mudah, kita bisa memenuhi kebutuhan akan vitamin B dengan lebih murah yaitu dengan mengkonsumsi bahan makanan lokal tersebut.

Seperti diketahui, vitamin B tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh, sehingga kita harus mendapatkannya dari makanan yang kita konsumsi. Selain itu, tubuh tidak bisa menyimpan vitamin ini terlalu lama. Nah, agar tidak kekurangan vitamin B, maka kita harus mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B.

Vitamin B juga sering disebut dengan vitamin B kompleks karena terdiri dari delapan vitamin yang masing-masing menjalankan fungsi-fungsi penting dalam metabolisme sel. Kedelapan vitamin B tersebut adalah vitamin B1 (thiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B5 (asam pantotenat), vitamin B6 (pyridoxine), vitamin H atau vitamin B7 (biotin), vitamin B9 (asam folat) dan vitamin B12 (cobalamins).

Kekurangan vitamin B bisa membuat tubuh kita mudah dilanda kelelahan dan stress. Selain itu juga mudah mengalami kelambatan pertumbuhan, anemia, gangguan penglihatan, kerusakan saraf, dan gangguan jantung.

Di pasaran sekarang banyak tersedia suplemen vitamin B kompleks. Suplemen vitamin B ini mungkin kita perlukan pada situasi tertentu. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen tersebut. Kenapa ? Sebab, kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda, hal ini berkaitan dengan umur, jenis kelamin, berat badan dan lain-lain.

Beberapa makanan lokal yang mengandung vitamin B

Beberapa makanan lokal yang banyak mengandung vitamin B misalnya beras merah, singkong, kacang hijau, pisang, bekatul, dedak, bayam, kacang mete, jamur, papaya, buncis, alpukat, sereal, cabai, kentang, tomat, biji bunga matahari, dan seluruh biji-bijian. Selain itu juga daging, ikan, telur, susu, udang dan lain-lain.

Beras merah

Beras merah memiliki banyak kelebihan dan manfaat dibandingkan beras putih. Sayangnya, mayoritas masyarakat kita lebih memilih beras putih dari pada beras merah. Baru belakangan ini saja konsumsi beras merah mulai kembali digalakkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menurut dr. Samuel Oetoro MS, SpGK, pakar gizi klinis dari MRCCC Siloam, beras merah mengandung vitamin B1, B6, dan B12 yang tinggi. Sebagaimana diketahui, vitamin B merupakan kunci untuk pembentukan energi bagi tubuh manusia.

“Pembentukan energi di sel, difasilitasi oleh kecukupan vitamin B. Salah satunya ada di beras merah,” katanya, seperti diberitakan Kompas.dalam acara Diskusi Sehat Bersahabat dengan Glukosa, di Jakarta.
Selain itu, kata Samuel, beras merah mempunyai kandungan serat lebih tinggi dibandingkan beras putih.
Manfaat dari serat tersebut di antaranya untuk mengganggu penyerapan gula dalam karbohidrat, serta mengganggu penyerapan lemak yang masuk bersama makanan sehingga akan lebih menyehatkan.

 Singkong

Singkong merupakan tanaman tropis dan subtropis yang dapat ditanam sepanjang tahun. Tanaman singkong sangat populer di negara kita, namun sering dipandang sebelah mata. Padahal singkong banyak mengandung vitamin dan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Dengan pengolahan yang tepat kita bisa mendapatkan bahan makanan yang murah namun bergizi tinggi.

Singkong merupakan salah satu bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B. Kandungan gizi singkong mentah diantaranya : protein, lemak, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, vitamin C, vitamin E, vitamin A, vitamin K, gula alami, dan karbohidrat. Sementara daun singkong mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi.

Kacang hijau

Kacang hijau banyak mengandung vitamin B9 (asam folat) dan vitamin B1 (thiamin). Asam folat sebanyak 159 µg/100 gr dan thiamin sebesar 0,2 mg/100 gr. Selain itu juga kaya vitamin B lain, seperti B2 (riboflavin), B6, B5 (asam pantothenat), serta B3 (niacin). Vitamin yang terkandung didalamnya membantu meningkatkan energi dan metabolisme.

Vitamin B1 yang terdapat pada kacang hijau berguna untuk pertumbuhan dan vitalitas kaum lelaki. Sehingga kacang hijau cocok dikonsumsi oleh mereka yang baru menikah.

Kacang hijau juga mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan.
Karena itu kacang hijau sangat baik dikonsumsi anak-anak dan wanita yang baru melahirkan.

Kacang hijau merupakan makanan sumber protein nabati, vitamin (A, B1, dan C), serta mineral lainnya. Salah satu kelebihan kacang hijau adalah pada kecambahnya (tauge). Kecambah (tauge) tersebut mengandung vitamin E yang tidak ditemukan pada kacang tanah dan kedelai.

Pisang

Pisang banyak mengandung vitamin, terutama provitamin A, yaitu betakaroten.  Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu thiamin, riboflavin, niacin, dan vitamin B6 (pyridoxine). Kandungan vitamin B6 pada pisang lumayan tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram.

Vitamin B6 berfungsi sebagai ko-enzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, selain itu juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat, serta mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari.

Bekatul

Bekatul adalah hasil samping penggilingan padi yang diperoleh dari lapisan luar karyopsis beras. Bekatul banyak tersedia di Indonesia, namun pemanfaatannya untuk konsumsi manusia masih terbatas. Sampai saat ini, pemanfaatan bekatul masih terbatas sebagai pakan ternak. Padahal, nilai gizi bekatul sangat baik, kaya akan vitamin B, vitamin E, asam lemak esensial, serat pangan, protein, oryzanol, dan asam ferulat.

Masyarakat pedesaan sudah terbiasa mengkonsumsi bekatul, karena beras yang mereka makan adalah beras tumbuk yang masih mengandung bekatul sekitar 50 persen. Oleh masyarakat di pedesaan, bekatul biasa diolah menjadi aneka makanan, seperti di buat pepesan atau bubur.

Bekatul banyak mengandung vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15), protein, mineral, lemak, dan serat. Dimana kita bisa memperoleh bekatul ? Kita bisa mencarinya ke tempat penggilingan padi (huler).
Nah, selain makanan lokal dari nabati diatas, vitamin B juga banyak terkandung pada makanan yang berasal dari hewan seperti daging, telur, ikan, dan susu.

6 Vitamin untuk Mengobati Flu (Pilek)


Vitamin untuk Mengobati Flu
 
Macam-macam vitamin untuk mengobati penyakit Flu atau pilek. 

Di musim hujan seperti ini, daya tahan tubuh seringkali menurun. akibatnya beberapa penyakit seperti flu dan pilek gampang sekali menyerang. Namun, jika anda terserang penyakit flu, tidak perlu khawatir.


Beberapa vitamin berikut ini, mampu membantu anda untuk mengatasi Flu.

1. ECGC atau epigallocatechin gallate (catechin)

Catechin dapat ditemukan di teh hijau. Senyawa tersebut bersifat antibakteri dan antitumor.

2. Vitamin C

Menurut penelitian, mengonsumsi 1.000 mg efektif untuk mempercepat penyembuhan flu. Tapi, jika mengonsumsinya, pastikan Anda tak memiliki masalah dengan asam lambung.

3. Zinc

Mengonsumsi tablet zinc, seperti dikutip dari Genius Beauty, saat flu bisa dengan cepat mengurangi gejalanya.

4. N-acetylcysteine

Substansi ini membantu meningkatkan fungsi paru-paru. Sangat penting untuk membantu mengurangi gejala sesak napas dan infeksi pernapasan.

5. Beta karoten dan vitamin A

Beta-karoten dan vitamin A penting digunakan untuk membentuk dinding sel dan selaput lendir dari paru-paru. Termasuk, membantu meningkatkan jumlah sel yang melawan infeksi dan menetralisasi radikal bebas. Vitamin A memperkuat sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan jumlah sel darah putih yang membantu melawan penyakit.

6. Vitamin E

Vitamin E dibutuhkan untuk produksi B-lymphocytes. Senyawa tersebut akan memproduksi zat antibodi yang penting untuk melawan virus dan bakteri.

Nah, itulah beberapa vitamin yang berkhasiat untuk meredakan flu. Semoga bermanfaat dan jagalah selalu kesehatan Anda.

12 Makanan Sumber Vitamin B3 (Niasin) yang Baik

Vitamin B3

12 Makanan Sumber Vitamin B3 (Niasin) yang Baik
 - Vitamin B3 disebut juga sebagai niacin. Fungsi Vitamin B3 diperlukan oleh tubuh untuk peredaran darah dan kulit yang sehat. Niacin mengambil peran penting dalam menghasilkan tenaga daripada gula darah (blood sugar) serta proses produksi lemak. Selain itu, vitamin B3 memperkecil resiko penyakit mental schizophrenia disamping memilliki khasiat mujarab sebagai penambah ingatan.

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 adalah terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah serta mual-mual, dan lain-lain.

Sumber makanan yang mengandung vitamin B3 berasal dari Buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya. Berikut ini beberapa sumber Vitamin B3 yang baik dan mudah ditemukan.

1. Jamur

Jamu banyak jenisnya. Ada yang bisa dimakan ada yang tidak bisa dimakan oleh manusia. Jamur ini juga sudah banyak jenis makanannya dan olahannya. Jamur dalam sajian 100 gram mengandung 3,6 mcg vitamin B3. Bagaimana untuk kandungan vitamin B3 pada jenis-jenisnya? Seperti jamur portabella mengandung 23% kebutuhan vitamin B3 harian. Jamur putih mengandung 20% kebutuhan vitamin B3 harian. Jamur shitake mengandung 7% kebutuhan vitamin B3 harian. Lalu jamur oyster mengandung 25% kebutuhan vitamin B3 harian. Semua dalam takaran 100 mcg.

2. Ikan Tuna

Daging ikan tuna juga banyak mengandung vitamin B3. Ikan tuna 3 ons akan menghasilkan vitamin B3 sebanyak 18,7 mcg. Kandungan itu setelah ikan tuna dibakar atau di panggang. Lebih dari cukup untuk kebutuhan harian orang dewasa terhadap vitamin B3 yaitu 14-16 mcg vitamin B3. Bahkan sekarang untuk Negara yang tidak memiliki otoritas laut ataupun laut teritorialnya tidak terdapat ikan tuna, bisa membeli produk luar negeri ikan tuna kalengan. Ikan tuna kalengan dengan berat 3 ons mengandung 11,3 mcg vitamin B3.

3. Ikan Salmon

Salmon sendiri mengandung vitamin B3 sebesar 7,56 mcg untuk setiap 4 onsnya. Atau untuk takaran 3 ons mengandung vitamin B3 6 mcg. Dimana memenuhi 37% kebutuhan vitamin B3 harian. Salmon mirip seperti tuna. Dimana tidak disemua perairan mudah ditemukan. Sehingga tidak semua pasar ikan menjual ikan salmon. Anda bisa memperoleh ikan salmon ini di supermarket modern yang ada di kota anda. Bahkan sudah ada dalam bentuk kalengan atau sarden.

4. Dada Ayam

Ayam di Indonesia dibedakan menjadi ayam potong, ayam kampung, dan kalkun. Memang paling banyak ayam yang dijual dipasaran adalah ayam potong. Dibandingkan ayam kampung dan ayam kalkun lebih mahal harganya. Untuk dada ayam tanpa kulit dan dibakar 150 gram mengandung vitamin B3 sebanyak 33 mcg. Sangat banyak untuk kebutuhan sehari vitamin B3 yang dianjurkan. Dengan kegemaran makan daging ayam ini, terutama dada ayah akan membuat anda sendiri tidak perlu bingung memenuhi kebutuhan vitamin B3.

5. Asparagus

Asparagus termasuk sayuran yang terdapat di Amerika pada jaman dahulu. Sayuran ini mengandung vitamin B3 sebanyak 1,31 mcg. Tentu ini untuk kandungan 1 cangkir asparagus. Tentu dengan kandungan yang lebih banyak akan mendapatkan vitamin B3 yang lebih banyak juga. Bahkan diketahui, asparagus sendiri telah dikonsumsi sejak ribuan tahun yang lalu. Dari jaman romawi, hingga pada masanya paling banyak digunakan pada abad ke 17 kemudian pada abad ke 19 hingga sekarang.

6. Daging Rusa

Daging Rusa adalah daging yang cukup sulit didapatkan di Indonesia. Karena daging rusa tidak di ternakkan seperti daging domba ataupun sapi. Tapi daging rusa mengandung banyak vitamin B3. Daging rusa sebanyak 4 ons mengandung vitamin B3 sebanyak 8,43 mcg. Menurut fakta data bahwa vitamin B3 ini mampu meningkatkan imunitas tubuh, terutama yang terkandung di dalam daging rusa (tentu juga adanya faktor dari vitamin dan zat lain yang berguna untuk tubuh pada daging rusa). Jika anda bisa mencicipi daging rusa, jangan khawatir karena ternyata banyak manfaatnya.

7. Hati Domba

Hati domba terlebih lagi juga sulit ditemui daripada daging sapi, daging ayam dan daging kambing. Harganya tentu juga mahal. Tapi khasiatnya juga terjamin. Kandungan vitamin B3 per 100 gramnya adalah 16,7 mcg. Tepat memenuhi kebutuhan vitamin B3 pada orang dewasa. Bahkan vitamin B3 ini pada kedokteran modern telah dijadikan antibiotik. Sehingga mengkonsumsi hati domba juga dapat menyehatkan badan dan menjaga kinerja kerja tubuh melawan penyakit.

8. Daging Sapi

Daging sapi mengandung banyak vitamin B3. Untuk takaran daging sapi 4 ons mengandung 9,25 mcg. Untuk itu mengkonsumsi daging sapi juga mampu memenuhi kebutuhan vitamin B3 anda walaupun tidak langsung terpenuhi. Bahkan untuk takaran 3 ons saja hanya mampu memenuhi kebutuhan vitamin B3 sebanyak 3 mcg untuk tubuh. Tentu daging sapi menjadi pilihan kesekian kali karena harganya yang mahal dan kandungan vitamin B3nya yang tidak begitu tinggi. Namun tetap layak di konsumsi karena jika keuangan anda mencukupi, daging sapi bisa lebih lezat dibandingkan daging ayam.

9. Telur

Telur juga mengandung vitamin B3. Dibedakan menjadi dua, yaitu kuning telur dan putih telur. Untuk kuning telur mengandung vitamin B3 0,004 mcg sedangkan untuk putih telur mengandung 0,035 vitamin B3. Dengan takaran yang sama yaitu 1 butir telur. Telur sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Bahkan telur sendiri sangat baik untuk kesehatan jantung. Telur bisa disajikan dalam bentuk rebusan atau digoreng. Ada baiknya jika digoreng tidak terlalu lama sehingga kandungan vitamin B3 tidak sampai benar-benar hilang karena terlalu lama memasak.

10. Buah Mangga

Jenis buah mangga paling banyak ditanam di Indonesia. Karena baik dari bentuk maupun jenisnya dan rasanya. Untuk buah mangga dengan ukuran sedang, satu buah mangga tersebut terdapat vitamin B3 sebanyak 1,5 mcg. Mangga ini juga banyak mengandung vitamin E, vitamin A, vitamin C dan beta karoten. Mengkonsumsi buah mangga termasuk memenuhi kebutuhan vitamin B3 anda sehari-hari secara alami.

11. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang almonds, biji mustard mengandung vitamin B3 juga loh. Kacang tanah misalnya, mengandung vitamin B3 setiap satu onsnya yaitu 3,8 mcg vitamin B3. Untuk kacang almond dengan kadar 3 ons mengandung vitamin B3 sebanyak 0,95 mcg. Sedangkan dalam biji mustard mengandung vitamin B3 sebanyak 0,9 mcg dalam takaran satu sendok makan. Biji-bijian atau kacang-kacangan ini dapat dikatakan yang mengandung vitamin B3 yang paling banyak yang bisa anda temukan. Sehingga pemenuhan untuk kebutuhannya bisa menggunakan kacang tanah jika kacang almonds dan biji mustard sulit untuk didapatkan.

12. Susu

Susu juga mengandung vitamin B3 yang baik untuk tubuh. Susu olahan terutama yang diproduksi dalam kemasan mengandung vitamin B3 secara jelas. Karena susu mengandung tryptophan yaitu asam amino yang dapat digunakan untuk memproduksi vitamin B3 bagi tubuh yang telah mengkonsumsi susu. Susu sekarang banyak sekali macamnya, seperti susu sapi, susu kedelai, susu kambing. Belum lagi susu olahan dan kemasan yang sudah dicampur dengan berbagai rasa seperti susu stroberi, susu coklat, bahkan sampai susu madu.

14 Sumber Vitamin B2 Paling Tinggi

Sumber Vitamin B2

Sumber Vitamin B2 (14 Jenis Makanan yang mengandung Vitamin B2). Vitamin B2 atau disebut riboflavin, termasuk vitamin yang larut dalam air. Vitamin B2 ini berperan utama sama seperti vitamin B lainnya, yaitu membantu proses metabolisme di dalam tubuh dengan mengubah zat seperti karbohidrat, protein dan lemak menjadi glukosa yang nantinya digunakan sebagai energi bagi tubuh. 

Kekuragan vitamin B2 dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Kulit kering, mulut kering, bibir pecah-pecah dan sariawan juga merupakan tanda bahwa tubuh kekurangan Vitamin B2. 

Sumber Vitamin B2 banyak terdapat di dalam makanan seperti susu, keju, kacang kedelai, sayuran hijau, ragi jamur dan daging. Untuk lebih jelasnya silahkan baca 14 jenis makanan yang mengandung Vitamin B2 berikut ini:

1. Jamur

Kandungan vitamin B2 pada 100 gram jamur adalah 0,31 mcg. Jamur sendiri bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, antibakterial, antitumor, sehingga mampu untuk dimanfaatkan dalam pengobatan lever, anemia, diabetes, dapat juga menurunkan berat badan. Jadi jangan enggan mengkonsumsi jamur. Karena jamur sudah lebih enak dihidangkan dalam masakan seperti sambal, sup, nasi goreng, dan lainnya.

2. Bayam

Kandungan vitamin B2 pada bayam adalah 0,189 mcg setiap 100 gram bayam. Selain mengandung vitamin B2 yang baik, bayam mengandung vitamin K dimana fungsinya lebih efektif dibandingkan vitamin E pada sayuran ini. Sehingga bayam memiliki manfaat sebagai perawatan kulit, anti penuaan dini, serta membuat kulit tampak lebih indah.

3. Susu

Berbagai jenis susu memang mengandung vitamin B2. Seperti susu sapi dan susu kedelai. Pada susu sapi, vitamin B2 bermanfaat dalam membantu memperbaiki penglihatan pada mata. Kandungan vitamin B2 pada susu kedelai 250 ml adalah 0,1 mcg. Sedangkan kandungan vitamin B2 pada susu kedelai rendah lemak adalah 11 mcg. Walaupun rasanya yang memang berbeda dengan susu sapi pada alaminya, susu kedelai sendiri kini sudah banyak menggantikan susu sapi. Bahkan dengan kandungan gizi yang tidak kalah dengan susu sapi.

4. Kedelai

Kacang kedelai juga memiliki kandungan gizi terutama vitamin B2 yang baik. Kandungan vitamin B2 pada kacang kedelai 100 gram ini adalah 0,76 mcg. Manfaat kacang kedelai ini banyak. Sudah dikenal di Indonesia sebagai makanan murah meriah kaya akan gizi. Seperti tempe dan tahu merupakan makanan dengan bahan dasarnya kacang kedelai. Bahkan kacang kedelai bisa dipadukan menjadi susu kedelai.

5. Telur

Jumlah vitamin B2 yang terkandung dalam 100 gram telur adalah 0,5 mcg. Telur merupakan makanan yang paling digemari di Indonesia. Biasanya menjadi sarapan di pagi hari. Telur ayam memang banyak ditemui dimanapun. Untuk itu tidaklah sulit memnuhi kebutuhan vitamin B2 dengan telur ini. Bahkan kandungan gizinya lebih lengkap dibandingkan daging dan susu. Selain itu telur juga bermanfaat untuk mengatasi kekurangan zat besi.

6. Hati

Kandungan vitamin B2 pada hati 100 gram yaitu 4,6 mcg. Sangat banyak untuk ukuran vitamin B2 yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Hati ini bisa hati ayam, sapi atau kambing. Walaupun bermanfaat dan mengandung vitamin B2 yang tinggi, tidak dianjurkan memakan hati daging ini dalam keseharian. Karena mengandung kolesterol yang tinggi pula dalam setiap hati.

7. Kacang Almond

Kacang almond mengandung vitamin B2 sebanyak 1,01 mcg dalam takaran 100 gram. Manfaat kacang almond sendiri adalah sebagai penurun kolesterol, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, menjaga kesehatan tulang dan menjaga kecantikan. Kacang almond di jaman sekarang ini lebih banyak digunakan untuk bahan dasar dalam pembuatan coklat.

8. Keju

Keju yang merupakan makanan olahan dari susu juga banyak mengandung vitamin B2. Kandungan vitamin B2 pada keju sendiri dalam 100 gram yaitu 0,163 mcg sampai 0,382 mcg tergantung jenis dari keju tersebut. Keju yang sekarang ini dikemas dalam bentuk modern memiliki beberapa manfaat. Keju dapat menjaga fungsi-fungsi syaraf tubuh, kemudian dapat sebagai pembentukan tulang dan gigi, lalu mampu meredakan stress serta insomnia.

9. Ikan

Pada ikan juga terkandung banyak vitamin B2. Seperti ikan kembung yang memiliki kandungan vitamin B2 sebanyak 0,54 mcg dalam 100 gramnya. Lalu ikan salmon mengandung vitamin B2 sebanyak 0,49 mcg dalam 100 gramnya. Sedangkan ikan forel mengandung vitamin B2 sebanyak 0,42 mcg dalam 100 gramnya. Walaupun ikan lainnya juga banyak mengandung vitamin B2, namun ikan-ikan ini lebih banyak ditemui di lautan amerika dan eropa.

10. Tomat

Kandungan vitamin B2 pada tomat 100 gram adalah 0,49 mcg. Tomat lebih banyak digunakan dalam bumbu masakan, pizza, atau masakan lainnya. Sekarang menemukan tomat olahan pun dalam bentuk botos saus, cabe, telah dapat ditemukan. Sehingga kebutuhan akan tomat sehari-hari pun tidak akan terkurangi asal dipenuhi.

11. Mentega

Jika pada mentega bermerek kandungan vitamin ini tertakar dalam persen. Tidak dalam kandungan gram. Sehingga tidak diketahui berapa banyak jumlah gram yang terkandung dalam mentega. Misalnya pada mentega yang memiliki takaran 250 mg memiliki kandungan vitamin A sebesar 25%, kandungan vitamin B1 sebesar 15%, kandungan vitamin D sebesar 35%, kandungan vitamin E sebesar 20%, dan kandungan niasin sebesar 20%.

12. Daging Bebek

Dalam 100 gram daging bebek mengandung 0.5 mg vitamin B2 atau setara pemenuhan 28% kebutuhan tubuh harian. Untuk vitamin lain seperti vitamin B1 mengandung 0.3 mg atau setara 17% kebutuhan tubuh harian. Dan masih banyak kandungan vitamin B kompleks lainnya yang banyak terkandung di daging bebek. 

13. Brokoli

Menurut kandungan gizi yang terkandung pada brokoli, terdapat beberapa vitamin seperti vitamin A mengandung 228.07 RE, vitamin B1 mengandung 0.09 mg, vitamin B2 mengandung 0.18 mg dan masih banyak lagi vitamin yang terkandung di dalam brokoli. Sayangnya kandungan B2 memang yang terkecil dari semua kandungan vitamin pada brokoli.

14. Asparagus

Kandungan vitamin yang terdapat dalam 100gram Asparagus yaitu vitamin B1 mengandung 0.143 mg, vitamin B2 mengandung 0.141 mg, vitamin B3 mengandung 0.978 mg, vitamin B5 mengandung 0.274 mg, vitamin B6 mengandung 0.091 mg. 

17 Sumber Vitamin B1 dan Fungsi Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin B1

Sumber vitamin B1 (Thiamin) dan fungsinya bagi tubuh manusia. Vitamin B1 atau disebut Thimin sering digunakan dalam minuman berenergi karena sifatnya yang mampu mengubah karbohidrat menjadi energi. Vitamin B1 juga mampu mengoptimalkan kerja otak. Diketahui konsumsi vitamin B1 yang bisa membuat otak lebih optimal adalah 1,1 mg untuk pria, 1,2 mg untuk wanita hamil, dan 1,4 mg untuk wanita menyusui.

Kekurangan vitamin B1 bisa menyebabkan masalah pada daya ingat. Lalu kehilangan nafsu makan dan gangguan tidur seperti insomnia. Penyakit beri-beri juga disebabkan oleh kurangnya konsumsi vitamin B1.

Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena banyak sekali makanan yang mengandung Vitamin B1. 

A. Daging, Ikan dan Telur


1. Daging

Daging dalam produksi kalengan ternyata mengandung 0,9 mcg vitamin B1. Lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin B1 pada buah dan sayuran. Jeroan mengandung vitamin B1 yang cukup banyak. Selain itu juga ada daging sapi yang juga banyak mengandung vitamin B1. Seperti hati pada daging sapi banyak mengandung vitamin B1. Terlebih lagi daging yang rendah lemak, lebih banyak lagi mengandung vitamin B1.

2. Ikan

Ikan tuna mengandung setidaknya dalam 4 ons mampu memenuhi 38% kebutuhan harian vitamin B1 dalam tubuh. Dengan begitu, sangat baik untuk mengkonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1. Secara pasti, dalam 4 ons ikan tuna terkandung 0,57 mcg vitamin B1. Kemudian ada ikan Kuwe (pompano) yang mengandung 0,45 mcg vitamin B1 setiap sajian 100 gramnya. Lalu ada ikan salmon juga yang mirip kandungan vitamin B1-nya seperti ikan tuna. Selain itu, menggunakan suplemen seperti minyak ikan juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan vitamin B1. Karena tidak semua orang menyukai jenis ikan yang mengandung vitamin B1 sehingga suplemen membantu untuk memenuhinya.

3. Telur

Telur adalah sumber makanan yang paling sering dikonsumsi oleh orang Indonesia. Seperti sarapan, jarang ada yang menggunakan sereal, namun telur bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi vitamin B1. Tentu tidak hanya untuk sarapan saja. Karena telur dihasilkan dari ayam dimana daging ayam juga mengandung vitamin B1 (walaupun lebih banyak kandungannya pada daging sapi dan babi). Oleh karena itu telur juga mengandung vitamin B1. Satu telur yang telah dimasak mengandung 0,03 mcg vitamin B1.

B. Biji-bijian dan Kacang-kacangan


biji-bijian seperti kacang kenari, kacang tanah, kacang brazil, kacang kering, kacang kismis merupakan kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1. Namun jika kacang-kacangan ini dimasak, direbus, bisa kehilangan 30% dari kandungan vitamin B1 alaminya. Untuk itu kacang-kacangan bisa dikonsumsi langsung untuk mendapatkan vitamin B1 secara optimal. Seperti juga biji bunga matahari yang mengandung 1,48 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya.

Lalu kacang pinus yang mengandung 1,28 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Kacang pistachio juga mengandung vitamin B1. Dalam takaran 100 gramnya mengandung 0,87 mcg vitamin B1. Kacang macadamia mengandung vitamin B1 sebanyak 0,7 mcg dalam takaran 100 gramnya. Lalu juga ada kacang kemiri mengandung vitamin B1 sebanyak 0,66 mcg dalam takaran 100 gramnya.

1. Kacang Polong

Kacang polong sendiri mengandung 0,4 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Saat kacang polong ini direbus, mengandung 27% vitamin B1 dengan pembagian per cangkirnya pada kacang polong dan kacang koro dengan berat sekitar 23% per cangkirnya. Selain itu ada kacang hitam yang mengandung 0,42 mcg vitamin B1 setiap cangkir pemenuhannya. Ada kacang lima atau buncis juga yang mengandung vitamin B1 sebanyak 24,7 mcg per satu cangkir kacang buncis. Jadi sangat banyak kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1.

2. Kacang Hijau

Kandungan vitamin B1 pada kacang hijau 100 gram adalah 0,47 mcg. Kacang hijau ini banyak ditemukan di Indonesia. Bentuk olahan menjadi makanannya pun banyak macamnya seperti bubur kacang hijau, ketan roti kacang hijau, dan lainnya. Manfaat kacang hijau antara lainmembantu penyerapan protein ke dalam tubuh, meningkatkan nafsu makan, dan memaksimalkan kerja syaraf.

C. Buah-buahan yang mengandung Vitamin B1


1. Nanas

Pembahasan pertama ini akan dibahas buah-buahan yang mengandung vitamin B1. Pertama tentu buah nanas. Buah nanas dikenal buah yang hidup didataran tinggi telah banyak ditanam di Indonesia. Buahnya yang punya ciri khas berwarna kuning bersisik dan kecut. Banyak ditanam di daerah jawa barat, jawa timur, dan sumatera utara. Kandungan vitamin B1 pada nanas ini per 100 gram ini adalah 0,08 mcg. Buah ini bermanfaat untuk mencegah stress pada otak.

2. Jeruk

Untuk buah jeruk sendiri kandungan vitamin B1 ini tergantung dari macam-macam buah jeruk itu sendiri. Kandungan vitamin B1 pada jeruk nipis per 100 gram adalah 0,04 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk manis per 100 gram adalah 0,08 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk keprok per 100 gram adalah 0,07 mcg. Kandungan vitamin b1 pada jeruk bali per 100 gram adalah 0,04.

3. Anggur

Kandungan vitamin B1 pada buah anggur per 100 gram adalah 0,05 mcg. Buah ini bermanfaat untuk untuk mengobati kelelahan dan hiploglikemi dimana mengandung gula alami yaitu fruktosa dan glukosa. Selain itu juga mencegah penyakit jantung koroner sampai 50%. Selain itu buah anggur juga mencegah penyerapan kolesterol pada darah karena mengandung saponin.

4. Semangka

Kandungan vitamin B1 pada buah semangka 100 gram adalah 0,033 mcg. Buah semangka ini memiliki manfaat untuk memperlancar peredaran darah, meningkatkan metabolisme, serta mencegah terjadinya kerusakan syaraf. Buah ini khas. Dimana kulit buahnya keras berwarna hijau, dengan garis-garis hijau tua. Buahnya berawarna merah banyak mengandung air dan biji.

D. Sayuran yang mengandung Vitamin B1


1. Asparagus

Kandungan vitamin B1 pada buah-buahan sudah kita bahas. Kali ini akan dibahas pada sayuran. Yaitu sayuran asparagus. Kandungan vitamin B1 pada sayuran asparagus 100 gram adalah 0,143 mcg. Asparagus ini bisa di jadikan berbagai macam makanan seperti sup, dimakan langsung, salad, krim, atau sayuran pelengkap daging. Manfaat sayuran ini adalah dapat menjaga sistem pencernaan pada perut dan menurunkan berat badan.

2. Bayam

Kandungan vitamin B1 pada bayam 100 gram adalah 0,08 mcg. Sedangkan bayam sendiri memiliki manfaat seperti anti-inflamasi, mencegah resiko kardiovaskular, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu bayam juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya osteoporosis dan diabetes. Sayuran ini berdaun hijau dan banyak ditanam di daerah-daerah di Indonesia.

3. Terong

Kandungan vitamin B1 pada terong 100 gram adalah 0,039 mcg. Terong ditanam di Indonesia tanpa mengenal musim. Bisa dimusim kemarau ataupun penghujan. Buahnya berwarna keunguan. Terong ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, mencegah kanker, memperlancar membuangan urin. Selain itu juga bermanfaat untuk menyembuhkan masalah pencernaan dan batuk.

4. Paprika

Bagaimana kandungan vitamin B1 pada paprika 100 gram? Kandungan vitamin B1-nya adalah 22,0 mcg. Paprika ini buah yang seperti lonceng dengan beragam warna (jenis). Buah ini tidak memiliki pedas cabe, tapi pedas manis. Karena biji paprika tidak ikut termakan seperti cabe pada bumbu olahan masakan. Manfaat paprika sendiri meningkatkan imunitas tubuh, mencegah penyakit mata, meningkatkan jumlah sperma pada pria, dan dan sumber antioksidan yang baik.

5. Brokoli

Kandungan vitamin B1 pada brokoli 100 gram adalah 10 mcg. Brokoli adalah sayuran yang unik dengan bentuk daun seperti jamur (tapi bukan jamur) yang berpangkal pada batang. Pohonnya kecil tapi kaya akan gizi. Brokoli bermanfaat untuk melawan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker usus besar dan kanker lainnya.

6. Wortel

Kandungan vitamin B1 pada wortel 100 gram adalah 0,04 mcg. Wortel banyak sekali manfaatnya. Selain tentu wortel banyak mengandung beta karoten dimana dapat menjaga kesehatan mata, wortel juga bermanfaat untuk mengatasi hipertensi, dapat mengatasi demamyang menyerang anak, kemudian menyembuhkan luka bakar, sampai mengatasi nyeri haid.

E. Sumber Vitamin B1 lainnya


1. Gandum

Kandungan vitamin B1 pada satu cangkir gandum mengandung 4,47 mcg vitamin B1. Untuk itu gandum bisa dikonsumsi untuk pemenuhan vitamin B1 secara harian. Walaupun sampai sekarang gandum lebih banyak di temukan pada sereal dibandingkan pada masakan lain. Karena gandum merupakan komoditi ekspor utama amerika serikat dan jarang ditanam di Indonesia. Selain itu gandum sudah lebih diolah dalam bentuk makanan seperti roti, kue, dan makanan lainnya. Karena gandum diolah menjadi tepung dan tepung itulah yang digunakan dalam bentuk makanan lainnya. Bisa juga menjadi bahan baku mie yang sering kita makan sehari-hari.

2. Sereal

Sereal termasuk makanan olahan modern. Karena di Negara maju, sereal sudah menjadi makanan wajib untuk kebutuhan pagi hari (sarapan). Memang di Negara berkembang seperti Indonesia sangat jarang dilakukan karena memang harga sereal bisa lebih mahal daripada makanan alami yang biasa di konsumsi di pagi hari (nasi, telur, mie, roti, dan lain-lain). Sereal sendiri merupakan produk dari gandum. Kandungan vitamin B1-nya cukup tinggi. Karena seperempat cangkir saja mampu memenuhi 0,5 mcg vitamin B1. Apalagi sereal ini bisa dipadukan dengan lauk pauk lainnya seperti daging dan ikan.

Nah, itu dia fungsi vitamin B1 dan sumber makanan yang mengandung vitamin B1. Semoga bermanfaat.

Kategori

Kategori