Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Ipar dan Martua

Lantas gimana ya menghadapi ipar yang nggak suka sama kita? Kalau menurut psikolog klinis, Christina Tedja, tidak hanya ipar aja, Bun. Orang lain pun jika pada dasarnya nggak suka sama kita ya memang nggak banyak yang bisa diperbuat

"Cukup diam dan tidak memperkeruh suasana dengan berbicara atau bertindak pura-pura, manipulatif, menjelek-jelekan atau tindakan lain yang dapat membuat orang lain atau ipar semakin benci," ungkap psikolog yang akrab disapa Tina ini.

Tina menambahkan jika kita paham ada beberapa tindakan yang tidak mereka senangi lebih baik jangan lakukan. Jika perlakuan ipar tersebut dirasa membuat kita makin nggak nyaman, menurut Tina, sah-sah saja kita untuk bercerita ke suami mengenai sikap si ipar.

Tapi ada yang perlu diperhatikan kalau kita mau membicarakan keluh kesah kita ke suami tentang si saudara ipar. "Yang perlu diwaspadai adalah berceritalah ke suami apa adanya dan bukan mengadu domba pasangan dengan saudaranya karena hal tersebut bisa memengaruhi hubungan suami istri," ungkap Tina saat ngobrol dengan HaiBunda.
Dengan bercerita pada pasangan, diharapkan suami bisa membantu kita membicarakan hal ini atau minimal punya pandangan soal perlakukan saudaranya. Terlebih, sudah pasti suami lebih memahami cara menghadapi saudaranya yang notabene udah dia kenal sejak lama kan, Bun.

Nah, sedangkan pasangan, Tina bilang bertindaklah sebahai pihak yang ada di bagian tengah, antara saudara dan pasangan. Sikap yang senggaknya harus dimiliki adalah tahu apa yang patut dan nggak patut untuk disampaikan. 

"Setelah itu barulah bersikap dengan respons yang menenangkan tanpa menjatuhkan salah satu pihak. Maksudnya sikap menenangkan seperti bermaksud baik, meluruskan perkara dan tidak provokatif, itu biasanya cukup efektif," ungkap Tina.

Menyapa Wanita Cepat Menangis

♥ ♥

Bismillahirrahmanirrahiim..

♥ Sahabat saudaraku fillah.. Menangis atau meneteskan air mata tidaklah dilarang, bahkan  menangis di dunia ini lebih baik bagi kita, ketimbang menangis di akhirat kelak.

Menangis bukanlah sebagai pribadi cengeng,atau adanya nuansa kelemahan,menangis bisa memantulkan kekuatan,

Dan kedalaman penghayatan dalam qalbu yang melahirkan ketenangan,ketentraman dan kabahagiaan.

Kepekaan perasaan adalah merupakan kodrat  seorang wanita,sehingga tak kuasa membendung linangan air matanya,karena itu mengapa Wanita Sering  Menangis?

~.::Karena Wanita itu Unik.
~.::Karena Diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai  Makhluk Istimewa,

~.::Di  kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anaknya,

~.::Di  lembutkan hatinya untuk  memberi rasa aman,

~.::Di kuatkan rahimnya untuk  menyimpan benih manusia,

~.::Di  teguhkan pribadinya untuk  terus berjuang saat yang lain menyerah,

~.::Di beri dia naluri untuk  mencintai anak-anak dalam keadaan apapun,

~.::Di kuatkan batinnya untuk tetap menyayangi walau dikhianati oleh teman,walau disakiti oleh orang-orang  yang ia sayangi

♥ Wanita adalah mahluk yang kuat sekaligus mahluk istimewa,Tapi jika suati saat dia Menagis,itu karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi air mata untuk membasuh luka bathinnya,

Dan memberi kekuatan baru. "Wanita Engkau Istimewa" sangat bangga dilahirkan sebagai seorang Wanita.

♥ SaLam Santun Erat  SiLaturrahim & Ukhuwah Fillah ♥

CUT NYAK DHIEN – Wanita Pahlawan Nasional Indonesia

Cut Nyak Dhien Seorang wanita yang dengan keberaniannya menantang para penjajah Belanda di masanya. Menjadi Pahlawan Nasional sangat pantas jika disematkan pada nama beliau. Berikut ini adalah biografi Cut Nyak Dhien.

Biografi Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien Lahir di Lampadang kala itu termasuk dalam wilayah Kerajaan Aceh pada tahun 1848. Cut Nyak Dhien dilahirkan ditengah – tengah keluarga bangsawan yang mempunyai pondasi agama yang kuat. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia dimana beliau adalah seorang uleebalang VI Mukim (Golongan bangsawan dalam masyarakat Aceh yang memimpin sebuah Kabupaten), selai itu sang ayah juga merupakan keturunan dari Datuk Makhudum Sati merupakan perantau dari Minangkabau. Sedangakn sang ibu merupakan putri dari Uleebalang Lampagar.

Kehidupan Awal Cut Nyak Dhien

Semasa kecilnya Cut Nyak Dhien sangat cantik, selain itu dia juga belajar banyak tentang ilmu agama dari sang guru dan kedua orang tuanya. Selain itu Beliau juga belajar memasak dan kegiatan – kegiatan seorang wanita oleh orang tuanya. Sempat banyak laki – laki menyukainya. Sampai pada usia 12 tahun tepatnya pada tahun 1862 beliau dinikahkan oleh kedua orang tuanya dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga putra dari Uleebalang Lamnga XII. Pernikahan tersebut membuahkan hasil dengan dikarunai seorang putra.
Tepat pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mendeklarasikan perang melawan Aceh, tidak tanggung – tanggung Belanda melepaskan tembakan meriam di wilayah Aceh, dan perlu diketahui gencatan senjata tersebut di pimpin oleh Citadel van Antwerpen. Sampai akhirnya perang Aceh dimulai. Pada perang pertama (1873 – 1874) saat itu Aceh dibawah kepemimpinan Panglima Polim dan Sultan Machmud Syah perang melawan Belanda dimana dibawah kepemimpinan Johan Harmen Rudolf Kohler, tidak tanggung – tanggung sang kapten menurunkan anak buahnya sebanyak 3.198 orang.

Tepat pada tanggal 8 April 1873 Belanda dibawah pimpinan Kohler mendarat di Pantai Ceureumen dan langsung bisa menguasai Masjid Raya Baiturrahman bahakan dengan kejamnya mereka membakar masjid tersebut.

Dengan kuasa sang Pencipta dan pastinya kesungguhan rakyat Aceh untuk melawan para penjajah Belanda maka pada April 1873 sang pemimpin perang Kohler meninggal dunia pada perang Aceh pertama, dan yang menjadi penggerak di garis terdepan ada suami Cut Nyak Dhien yaitu Ibrahim Lamnga.
Pihak Belanda tidak begitu saja menyerah dan akhirnya mereka mulai menurunkan pasukan dibawah pimpinan Jendral Jan Van Swieten pada tahun (1874 – 1880). Sampai pada tahun 1873 daerah VI Mukim bisa diduduki Belanda, sehingga keluaraga dan bayi Cut Nyak Dhien memilih mengungsi bersama rombongan warga pada tanggal 24 Desember 1875, sedangkan sang suami memilih untuk terjun di medan perang, tetapi keberuntungan tidak berpihak kepada Cut Nyak Dhien. Sang suami meninggal di Gle Tarum dalam pertempuran itu. Beliau sanga marah dan ingin menghancurkan Belanda.

Perjuangan Cut Nyak Dhien

Seorang Tokoh pejuang Aceh muncul beliau bernama Teuku Umar, beliau bermaksud untuk menyunting Cut Nyak Dhien, tetapi ia menolaknya. Cut Nyak Dhien mengajukan permintaan kepada Teuku Umar dimana ia ingin terjun dalam medan perang, tetapi sangat tidak diduga Teuku Umar mengizinkannya. Karena itulah akhirnya Cut Nyak Dhien menerima pinangan Teuku Umar dan mereka menikah pada tahun 1880, sampai dikaruniai seorang anak dengan nama Cut Gambang.
Perang dilakukan secara Gerilya serta dilakukan perang fi’sabilliah. Tercetus pemikiran dari Teuku Umar untuk mendekati Belanda, tepat pada tahun 1875 niat Teuku Umar dijalankan. Belanda sangat senang dengan bergabungnya Teuku Umar dipihaknya, meraka bahkan terlihat sanga dekat. Sehingga muncul kritikan dari rakyat Aceh bahwa Tengku Umar menjadi penghianat. Sebenarnya niat Tengku Umar untuk mendekati belanda adalah ingin mengetahui strategi apa saja yang akan mereka jalankan guna meruntuhkan wilayah Aceh. Sampai akhirnya Teuku Umar diberi gelar oleh Belanda yaitu Teuku Umar Johan Pahlawan serta mendapatkan kepercayaan menjadi komandan unit pasukan Belanda dengan kekuasaan penuh. Kekuasaan yang diembannya tidak disia – siakan Umar untuk meminta senjata kepada pihak Belanda. Tujuan ini dimanfaatkan beliau untuk menjadi bekal ketika mereka melakukan perang gerilya.
Keterkejutan yang diungkapkan oleh Cut Nyak Mutia tidak terbendung, dan akhirnya Cut Nyak Dhien mendapatkan amukan dari Cut Nyak Mutia. Beliau sangat kecewa mengapa seorang pejuang Aceh seperti Umar dengan mudahnya menyerahkan diri dan bergabung dengan Belanda. tetapi Cut Nyak Dhien berusaha untuk menjelaskan tujuan dari suaminya tersebut.
Teuku Umar tidak henti – hentinya untuk mendekati Belanda, beliau ingin melihat strategi apa lagi yang dimiliki oleh Belanda. Dengan rencananya itu Teuku Umar mulai mengurangi pasukan Belanda di daerah yang beliau kuasai. Sampai dirasa cukup jumlah pasukannya maka beliau mengajukan usulan untuk menyerang basis Aceh. Dan usulan dari Teuku Umar sangat didukung oleh Belanda.
Cuk Nyak Dhien dan Suaminya melarikan diri besarta para prajuritnya dengan kelengkapan amunisi dari Belanda, mereka tidak kambali dan lebih memilih bersembunyi untuk melawan Belanda dengan cara gerilya. Hal ini baru disadari oleh pihak Belanda bahwa Umar telah menghianatinya.

Gerilya yang dilakukan Cuk Nyak Dhien dan Teuku Umar cukup handal mereka membunuh para prajurit Belanda sehingga membuat Belanda dalam masalah genting, mereka sangat kacau dan ingin sekali menangkap Teuku Umar. Penghianatan yang dilakukan Teuku Umar disebutnya sebagai Het Verraad van Teukoe Oemar. Perlawanan yang dilakukan Teuku Umar semakin menjadi sampai akhirnya pihak belanda melakukan penggantian jendral pemimpin perang. Jakobus Ludovicius adalah jendral baru tetapi selang tidak lama dia meninggal, kekacauan di kubu Belanda semakin menjadi. Sampai akhirnya mereka menghapus gelar Teuku Umar dan membakar kediamannya.
De Marsose dikirmkan ke Aceh. De Marsose sangatlah kejam, kebanyakan mereka adalah orang – orang Tionghoa dan Ambon. Mereka membabi buta dengan merusak semua yang ada di jalanan. Rakyat Aceh sangat ketakutan, melihat hal itu maka Van Der Hayden membubarkan de Marsose. Rakyat Aceh sangat terpuruk dan ketakutan, dengan rasa ketakutan itulah Belanda memanfaatkan rakyat Aceh untuk memata – matai pasukan Teuku Umar. Rencana Belanda berhasil mereka mendapatkan informasi bahwa pada tanggal 11 Februari 1899 pasukan Teuku Umar akan menyerang Melaboh. Informasi tersebut dimanfaatkan Belanda dengan sebaik – baiknya dengan tujuan membunuh Teuku Umar, dan akhirnya beliau tewas ditembak pasukan Belanda.
Pasca Kematian Teuku Umar Cut Nyak Dhien menerusakan perang gerilya melawan Belanda. Beliau memimpin dengan pasukan kecilnya, tetapi Belanda sudah begitu hafal dengan medan Aceh maka pada tahun 1901 mencapai kehancuran. Cut Nyak Dhien semakin tua fisiknya sudah lemah, apalagi beliau mengidap penyakit encok dan rabun. Dan akhirnya Cur Nyak Dhien berhasil ditangkap oleh Belanda. Beliau dirawat di rumah sakit disana, sedangkan sang anak Cut Gambang berhasil meloloskan diri guna memimpin perang yang sudah dilakukan oleh kedua orang tuanya.
Penyakit yang diderita Cut Nyak Dhien akhirnya berangsur – angsur membaik, tetapi Belanda mengasingkan Beliau dan dibuang di Sumedang, Jawa Barat. Hal ini dilakukan dengan alasan Belanda takut jika Cut Nyak Dhien melakukan strategi kembali guna melawan Belanda.

Cut Nyak Dhien Meninggal Dunia

Tepat pada tanggal 6 November 1908 Cut Nyak Dhien meninggal dunia karena faktor usia yang sudah tua. Makam Cut Nyak Dhien baru ditemukan pada tahun 1959 atas perintah sang Gubernur Aceh saat itu Ali Hasan. Kemudia Presiden Soekarno mengangkatnya sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Makam Cut Nyak Dhien dipagar pertama kali pada tahun 1987, nampak terlihat terdapat monumen peringatan di dekat pintu masuk dan bertanda tangan Gubernur Aceh saat itu. Makam Cut Nyak Dhien memiliki luas sebesar 1.500 m2 dibelakang makam terdapat Musolla dan sebelah kiri terdapat banyak batu nisan yang tak lain adalah keluarga H. Sanusi. Pada batu nisan Cut Nyak Dhien tertuliskan riwayat hidup, surat Al – Taubat, dan Al – Fajr, serta Hikayat cerita Aceh.

Sekian adalah biografi Cut Nyak Dhien seorang Pahlawan Nasional kita , walau beliau seorang wanita tetapi tidak takut untuk melawan penjajah Belanda. Semoga kita bisa memetik kisah dari perjalanan hidup sang Pahlawan Wanita ini. Namamu akan tetap kami kenang beserta jasa – jasamu kepada bangsa ini.

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Tahu Pasangan Selingkuh

Semua orang tentu menginginkan hubungan pernikahan dengan pasangannya berjalan baik. Namun, kerap kali di tengah perjalanan, hubungan pasangan mendapat cobaan. Menemukan pasangan selingkuh misalnya.
Ketika pasangan selingkuh, apa yang Anda lakukan? Dilansir dari yourtangocom, ada beberapa hal yang seharusnya dihindari. Berikut di antaranya:
1. Jangan panik

Ketika menghadapi bahaya atau ancaman, tubuh akan melepaskan hormon stres dan adrenalin berlebihan. Hal ini justru akan membuat Anda siap siaga dan bertindak, tanpa berpikir terlebih dahulu. Namun, satu hal yang harus Anda lakukan adalah mengambil napas.

Buat diri sendiri merasa tenang. Karena tidak ada hal yang berjalan dengan baik dalam keadaan panik. Ketika merasa cukup tenang, Anda bisa memikirkan cara terbaik untuk menangani situasi tersebut.

2. Perhatikan diri sendiri

Menemukan pasangan selingkuh bisa membuat Anda mengurung diri dan bersembunyi dari dunia. Hal ini justru membuat Anda tidak memberikan diri sendiri apa yang dibutuhkan untuk sembuh.

Perlakukan dan rawat diri sendiri sama ketika merasa sakit. Ingatkan diri sendiri bahwa selingkuh yang dilakukan pasangan bukan pernyataan tentang siapa atau kelayakan Anda untuk dicintai.

3. Jangan beritahu seluruh dunia

Biasanya rasa panik akan membuat seseorang memberitahu seluruh dunia tentang perlakuan pasangan. Hal ini dilakukan biasanya karena orang tersebut membutuhkan dukungan.

Berikan waktu untuk memproses apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan, jangan sampai menyesal di kemudian hari. Berbagilah hanya dengan orang yang benar-benar dianggap penting.

4. Jangan terburu-buru memutuskan hubungan

Dorongan untuk mengajukan perceraian kepada pasangan mungkin sangat kuat. Perpisahan setelah menemukan pasangan selingkuh terkadang justru akan membuat perasaan semakin rumit.

5. Jangan mencari tahu

Tahan diri sendiri untuk mencari tahu, menganalisis, dan meneliti orang yang membuat pasangan selingkuh. Masalahnya bukan dengan siapa pasangan selingkuh, namun kejujuran pasangan. []

10 Hal Romantis yang Diharapkan oleh Seorang Istri

SEORANG istri yang memiliki perasaaan lebih sensitif, tentu senang jika mendapat perlakuan romantis dari suaminya. Sayangnya, suami kadang tidak peka atau bahkan tidak mengerti hal-hal romantis seperti apa yang bisa menyenangkan istri. Padahal, tidak sulit jika ingin melakukannya. 
Berikut ini hal-hal sederhana yang bisa dilakukan agar hubungan Anda dan Istri selalu romantis.

1.Bergandengan Tangan

Bergandengan tangan, selain menggugurkan dosa-dosa pasutri, juga mampu mentransfer kehangatan perasaan. Sekasar apapun tangan pasangan kita, tetap terasa indah kalau bisa menghayati memegang tangan kekasih hati.

2. Pujian di Sosial Media

Wanita memang paling suka dipuji, apalagi dipuji di depan umum dan dipuji oleh suami sendiri. Ketika suami memuji istri di sosial medianya, sudahlah pasti hati istri merasa bebrunga-bunga dan menganggap itu adalah hal romantis dari suami.

3. Ngobrol santai berdua saat larut malam

Pada umumnya, seorang wanita hobi curhat. Dia akan senang jika suaminya mau berbincang apalagi saat larut malam.

4. Makan malam bersama

Apapun menunya, kalau makan malam bersama suami, apalagi kalau ditraktir di luar uang bulanan, pasti terasa romantiiiis.

5. Membuatkan makanan

Suami membuatkan makanan untuk istri? So cute! Banyak istri yang meleleh ketika melihat suami menyiapkan makanan untuknya.

6. Menyuapi makanan

Suami menyuapi makanan untuk istri adalah hal kecil lainnya yang langsung berasa romantisnya, apalagi kalau makannya sepiring berdua.

7. Nonton film bareng

Menonton konser nasyid bersama, atau nonton film berdua, tentu merupakan hal romantis yang disenangi oleh istri.

8. Mengingat tanggal istimewa

Jika suami mengingat tanggal-tanggal istimewa istri, misalnya hari lahir, tanggal pernikahan, atau momen spesial lainnya yang pernah dilalui bersama, maka istri akan merasa itu adalah hal yang romantis.

9. Mendapat kado kejutan

Mendapatkan kado kejutan adalah hal romantis yang bisa diberikan oleh suami. Misalnya, setangkai bunga segar, tiket liburan, bros cantik, atau apapun yang disukai istri.

10. Tidur sambil berpelukan

Tidur sambil berpelukan juga merupakan hal romantis yang bisa dilakukan suami untuk istri. Selain itu, tidur dengan berpelukan juga bisa mengurangi ketegangan.

Beban hidup yang dirasakan dalam bekerja sehari-hari ataukah dalam melakukan rutinitas kehidupan bakal terurai jika dipeluk hangat dalam tidur oleh pasangan yang dicintai.

Adapun Dampak psikologis yang diakibatkan hati jadi tenang, perasaan nyaman, pikiran jadi rileks dan hal ini dapat mengurangi tegangan. []

Selain Melahirkan, Ibu Lebih Merasakan Sakit karena Hal Ini

ANUGERAH bagi seorang perempuan ialah melahirkan dan menjadi seorang ibu. Rasa sakitnya ketika melahirkan tidak ia rasakan. Bahkan, ketika anak yang dilahirkannya itu sudah tumbuh dewasa, sang ibu tak pernah menuntut balik atas usaha mengeluarkan ia dari rahimnya.
Tapi, tahukah Anda, ada yang lebih sakit daripada melahirkan bagi seorang ibu. Apakah itu?


Ketika anak tumbuh dewasa, tak jarang anak tidak mementingkan bagaimana pengorbanan seorang ibu. Baik itu ketika melahirkan, merawat dan mengasuhnya hingga tumbuh dewasa.

Kini, cobalah tengok, banyak anak-anak yang tidak lagi patuh dan hormat pada ibunya. Ketika disuruh, mereka menentang. Ketika dinasihati, seolah-olah telinga mereka menjadi tuli. Bahkan, ketika sang ibu ingin bersamanya, ia lebih senang di luar bersama teman-temannya.

Inilah hal yang lebih menyakitkan bagi seorang ibu. Ibu selalu ingin yang terbaik bagi anaknya. Ia tidak akan menunjukkan rasa sakitnya itu. Ia akan sembunyikan tangisnya dalam diam dan pengaduan terhadap Tuhan. Dikala sepertiga malam, dalam pengaduannya, ia tidak pernah mendoakan anaknya menjadi anak yang buruk. Melainkan, ia tetap berdoa yang terbaik bagi anak, walau hatinya terluka.

Sadarlah, walau kita tak pernah melihat bagaimana sakitnya hati seorang ibu dikala kita membentaknya, acuh padanya dan tak peduli padanya, tapi cobalah lihat perasaannya. Rasa cintanya begitu besar pada kita.

Walau kita selalu berlaku buruk padanya, ia tetap menyayangi dan terus berusaha memberikan kita yang terbaik. Lalu, masihkah kita mengikuti ego, dengan selalu menentang padanya? []

Suami Yang Baik, Lakukan Ini Ketika Istri Hamil

Suami yang baik, pasangan ideal yang bisa menjadi partner yang baik untuk istri dalam kondisi apapun dan ikut berperan dalam menjaga kondisi kesehatan si buah hati sejak dalam kandungan. Lalu apakah peran suami saat istri hamil?

Pertama, dengarkan keluhan istri. Dengan begitu, emosi buruk istri bisa berkurang dan mengurangi beban mental dan pikiran saat hamil. Karena jika ibu hamil memiliki emosi yang sangat buruk tentunya akan memengaruhi kepribadian dan pertumbuhan bayi yang dikandungnya.

Kedua, peluk, belai, dan temani istri. Kasih sayang yang diberikan suami akan menjadi obat yang paling berharga saat istri dalam kondisi gundah. Sesekali cium keningnya dan yakinkan istri bahwa masa sulit saat hamil pasti bisa ia lewati

Ketiga, hiburlah istri dengan candaan-candaan ringan yang romantis. Dengan begitu, istri tidak akan merasa jenuh dan urat-urat syaraf yang tegang akan mengendur.
Keempat, bantu istri melakukan pekerjaan rumah. Seperti mencuci, menyapu, dan pekerjaan-pekerjaan yang terhitung sulit dan membahayakan jika dilakukan oleh wanita hamil.

Kelima, jangan terlalu lama meninggalkan istri. Adakalapun suami sibuk bekerja, baiknya seringlah berkomunikasi dengan istri. Dengan seperti itu, istri akan merasa diperhatikan.

Keenam, ingatkan istri saat harus makan dan meminum susu. Bahkan bila perlu buatkanlah segelas susu untuk istri. Jangan lupa, suami juga harus mengingatkan istri bisa saatnya pergi ke dokter untuk memeriksa kandungan.

Ketujuh, ingatkan istri untuk membaca do’a-do’a dan ayat-ayat Al-Qur’an untuk menciptakan rohani dan psikologis yang baik untuk si buah hati. []

Sumber: parenting/web-sehat

Suami: Dibalik Kesuksesan Anakku, Ada Wanita Berkekuatan Seribu Laki-Laki

ANAK yang shalih berawal dari didikan ibu yang shalihah,ini menunjukkan pentingnya memiliki istri seperti itu. 
Seorang pengajar al-Quraan di sebuah masjid mengisahkan, seorang anak kecil mendatangiku. Dia ingin mendaftar di halaqah Quraan yang aku bina. Dan aku pun menanyakan beberapa pertanyaan untuknya.
“Apa kamu hafal beberapa ayat al-Quraan?”
“Iya”
“Coba sekarang bacakan aku beberapa surat di juz amma ya,” ia pun membacanya.

“Apa kamu hafal surat al-mulk?”
“Iya.”

Aku pun kagum dengan hafalannya pada usia yang masih belia ini.
“Apa kamu hafal An-nahl?”
“Iya”

Bertambahlah kekagumanku padanya. Kemudian aku tanyakan tentang beberapa surat panjang di dalam al-Quraan.

“Apa kamu hafal al-Baqarah?”
“Iya”

Dia membacanya dan tak salah sedikitpun. meleleh hatiku semakin kagum.
“Ananda, apa engkau hafal Al-Quraan seluruhnya?”
“Iya.”

“Masya Allah,” ujarku masih dengan perasaan kagum.

Aku memintanya untuk datang besok bersama ayah sebagai walinya. Aku berpikir bagaimana mungkin seorang ayah mampu menjadikan anaknya seperti ini?
Esoknya, ia datang bersama ayahnya. Kulihat penampilan sang ayah sepertinya tidak melazimi sunnah dan bukan penghafal.

Ayahnya langsung menuturkan sesuatu kepadaku,

“Apakah anda kagum? Aku akan menghentikan kekagumanmu dan kuceritakan bahwa dibalik layar kesuksesan anak ini ada seorang wanita dengan kekuatan seribu lelaki. Dialah ibunya.

Ia menceritakan bahwa aku mempunyai tiga anak dan semuanya adalah penghafal alquran. anakku yang terakhir berumur empat tahun namun sudah menghafal juz 30.
Dulu ibunya, ketika mendidik mereka berbicara, dia memulainya dengan mengajarkan al-Quraan kepada mereka. Mengajarkan mereka berbicara yaitu dengan al-Quraan

“Ibunya juga menumbuhkan kompetisi sehat. Siapa yang menghafal lebih dulu, dia akan bebas memilih makan malam di malam itu. Siapa yang lebih dulu muraja’ah dialah yang akan memilih kemana kita akan rihlah saat libur mingguan. Siapa yang mengkhatam lebih dulu, dialah yang akan memilih kemana kita berpergian saat libur panjang.Inilah metode ibunya,” jelas sang ayah kepadaku.

Ternyata beginilah wanita mulia, ketika ia sholehah maka sholeh lah pula sebuah rumah tangga. []

Sumber: Remajaislam

Anak Adalah Salah Satu Amanah

"Anak itu adalah salah satu Amanah yg dititipkan oleh Allah SWT kepada Orang Tua (ibu/bapak)"



Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah (titipan) yang Allah berikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu orang tua hendaknya memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya, agar mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimah serta memiliki intelegensi yang tinggi.

Anak dapat membuat senang hati kedua orang tuanya, manakala anak tersebut berbakti kepada mereka, serta taat dalam menjalankan ibadahnya.
Namun anak juga dapat membuat susah kedua orang tuanya manakala anak tersebut tidak berbakti kepadanya, serta tidak taat beribadah, apalagi kalau sampai terlibat atau tersangkut dalam masalah kriminalitas atau kenakalan remaja yang lain.

Dalam Al-Quran, Allah swt. mengklasifikasikan kedudukan anak menjadi empat golongan, yaitu :

1. ada anak sebagai musuh.

Hal ini Allah jelaskan dalam surat At-Tagobun ayat 14 yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman..!! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka, dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.”
Yang dimaksud anak sebagai musuh adalah apabila ada anak yang menjerumuskan bapaknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama.

2. anak sebagai fitnah atau ujian.

Hal ini Allah jelaskan dalam surat At-Tagobun ayat 15, yang artinya :
“Sesungguhnya hartamu dan anak-anamu hanyalah cobaan (bagimu) , dan di sisi Allah pahala yang besar.”

Fitnah yang dapat terjadi pada orangtua adalah manakala anak-anaknya terlibat dalam perbuatan yang negative.
Seperti mengkonsumsi narkoba, pergaulan bebas, tawuran antar pelajar, penipuan, atau perbuatan-perbuatan lainnya yang membuat susah dan resah orang tuanya.

3. anak sebagai perhiasan.

Hal ini Allah jelaskan dalam surat Al-Kahfi ayat 46, yang artinya :
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Perhiasan yang dimaksud adalah bahwa orangtua merasa sangat senang dan bangga dengan berbagai prestasi yang diperoleh oleh anak-anaknya, sehingga dia pun akan terbawa baik namanya di depan masyarakat.

4. anak sebagai penyejuk mata (qorrota a’yun) atau penyenang hati.

Hal ini Allah jelaskan dalam surat Al Furqon ayat 74, yang artinya:
“Dan orang-orang yang berkata” Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Kedudukan anak yang terbaik adalah manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua orangtuanya.

Mereka adalah anak-anak yang apabila disuruh untuk beribadah, seperti shalat, mereka segera melaksanakannya dengan suka cita. Apabila diperintahkan belajar, mereka segera mentaatinya.

Mereka juga anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Dari ke-empat kedudukan anak tersbut, tentu sebagai orang tua menginginkan agar anak-anaknya termasuk ke dalam kelompok qurrota a’yun.
Namun untuk mencapainya diperlukan keserisuan dan ketekunan orang tua dalam membina mereka.
Orang tua hendaknya menjadi figure atau contoh buat anak-anaknya. Karena anak merupakan cermin dari orang tuanya.

Jika orangtuanya rajin shalat berjama’ah misalnya, maka anak-pun akan mudah kita ajak untuk shalat berjama’ah.
Jika orang tua senantiasa berbicara dengan sopan dan lembut, maka anak-anak mereka-pun akan mudah menirunya.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah orangtua hendaknya memperhatikan pergaulan anak-anaknya di dalam masyarakat.
Karena teman juga sangat berpengaruh kepada perkembangan kepribadian serta akhlak anak-anak mereka.


Semoga kita semua diberi kekuatan dan kemudahan dalam membina dan mengarahkan anak-anak kita kepada kelompok qurrota a’yun, sehingga mereka menjadi penyejuk hati, dan pembawa kebahagiaan bagi kedua orangtuanya baik di dunia maupun di akhirat.

Terkadang Kita tak perlu heran terhadap mereka yang telah menyia-nyiakan perintah Allah SWT di dalam hak anak dan keluarga mereka.

Seandainya api dunia mengenai anaknya atau nyaris menyentuhnya, pasti ia akan berjuang sekuat tenaga untuk menghindarkan anaknya dari api tersebut, dan buru-buru pergi ke dokter untuk segera mengobati luka-lukanya.

Adapun api akhirat, maka ia tidak mau mencoba untuk membebaskan anak-anak dan keluarganya darinya. Wallahu al Musta’an.

Padahal Allah ‘Azza Wajalla telah berfirman, artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

Seorang ayah adalah penanggung jawab pertama, lantaran ia sebagai pemimpin dalam rumah tangganya, maka ia akan ditanya oleh Allah ‘Azza Wajalla tentang rumah tangganya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى أَهْلِ بَيْتِ زَوْجِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُوْلَةٌ عَنْهُمْ

“Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarganya, dan ia akan ditanya atas kepemimpinannya, dan seorang istri adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan anaknya, maka ia akan ditanya tentang mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh sebab itu, kedua orang tua harus bangkit melaksanakan kewajibannya terhadap anak, berupa perhatian, pengawasan, dan pendidikan yang baik, agar kelak menjadi generasi yang baik dapat memberi manfaat bagi orang tua dan kaum Muslimin yang lain.


Wallahu A'lam.

Ketika Istri Tergoda Laki-Laki Lain

Tergodanya seorang istri mungkin banyak faktor penyebabnya, antara lain :
  • Suami kurang memberi perhatian
  • Suami dirasakan tidak pernah memberikan kepuasan hubungan jasmaniyah dan hanya menjadikan istri sebagai obyek kepuasan seksual
  • Tak pernah ada sikap lembut atau cumbu rayu dari suami yang dapat menggairahkan kehidupan istr dan lain-lain
Inilah yang mungkin menjadi penyebab istri tergoda oleh lelaki lain. Akan tetapi, semua faktor tersebut tidak boleh dijadikan alasan baginya boleh tergoda lelaki lain sehingga melakukan hal-hal yang tidak senonoh dengan lelaki lain yang suaminya.
Wanita yang menjaga kehormatannya dengan baik tentu tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Jika suami tidak memperdulikan tuntutan kepuasan dan kemesraan dirinya, ia semestinya bisa membicarakan hal tersebut dengan suaminya secara baik-baik.

Wanita yang jujur dan beragama dengan baik tentu tidak merasa kesulitan untuk mengemukakan persoalan kepada suaminya. Jika dalam sekali dua kali berdialog, suaminya belum juga memahami persoalan dirinya, ia bisa melakukan hal tersebut beberapa kali. Bahkan mungkin ia dapat meminta bantuan konsultan atau penasehat urusan perkawinan untuk membantu dirinya memberikan pengertian kepada suaminya.

Rumah tangga yang istri atau ibunya mempunyai tipe mudah tergoda lelaki lain akan mengalami beberapa kerugian, diantaranya :
  • Kemungkinan terjadinya perceraian jika keadaan sudah fatal
  • Timbul kecurigaan suami terhadap anak yang dilahirkan oleh istrinya sebagai bukan anak kandungnya karena suami meragukan kebenaran anak yang dikandung istrinya berasal dari darah dagingnya sendiri
  • Timbul depresi dan stress pada anak-anak bila suami istri sudah mempunyai anak karena kecurigaan ayah terhadap anak sebagai anak yang tidak sah. Akibatnya, ayah tidak sepenuhnya mencurahkan kasih sayang dan cintanya kepada anak yang dilahirkan oleh istrinya. Hal semacam ini kelak dapat menimbulkan permusuhan anak kepada ayahnya dan perangai kurang baik dalam pergaulan anak dengan orang tua
  • Tercemarnya nama baik dan harga diri keluarga di tengah masyarakat, terutama bila suami dianggap sebagai orang terpandang di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, istri yang merasa dirinya mudah tergoda lelaki lain sebaiknya melakukan upaya-upaya agar rumah tangga bersama suaminya bisa terjaga utuh dan harmonis. Upaya-upaya tersebut antara lain :
  • Tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan sangat terpaksa
  • Tidak menerima tamu lelaki bila suaminya tidak ada di rumah
  • Banyak membaca buku-buku agama untuk memperdalam aqidah dan meluruskan akhlaknya
  • Selalu selektif memilih teman perempuan supaya tidak terseret ke perbuatan yang menjerumuskan ke dalam kemaksiatan
Sebaliknya, suami yang mendapati istrinya mudah tergoda lelaki lain dapat melakukan upaya-upaya perbaikan sebagai berikut :
  • Menanamkan pendidikan agama kepada istri agar menyadari bahwa bermain mata dengan lelaki lain adalah dosa, apalagi sampai berzina
  • Menyadarkan istri tentang bahaya yang akan dihadapi oleh wanita yang gampang tergoda lelaki lain dianggap sebagai sampah masyarakat. Seandainya kelak suami menceraikannya, masyarakat akan mencibir dan mengasingkan dirinya sehingga sulit untuk mendapatkan suami yang baik
  • Meminta orang yang dianggap berpengaruh terhadap istri untuk menasehatinya agar menghentikan perilaku yang tercela
  • Mengasingkan istri sementara waktu dari rumahnya agar ia mau menyadari kesalahannya dan bertaubat
Ringkasnya, istri yang mudah tergoda oleh lelaki lain sangat merugikan wanita itu sendiri, suami dan anak-anaknya. Karena itu, bila suami menemukan gejala-gejala awal istri menampakkan ketertarikannya kepada orang lain, hendaknya ia mengambil langkah-langkah penyelesaian.

Pertama, suami harus bersikap tegas memperingatkan istrinya agar tidak mencoba bermain api dengan lelaki lain. Sekiranya peringatan berkali-kali suaminya tidak digubris, hendaklah suami berani mengambil sikap lebih tegas, diantaranya memulangkan istri untuk sementara waktu ke rumah orang tuanya. Bila langkah ini membuat istri bertaubat, suami harus terus menerus mendidik akhlak istrinya dengan agama, sehingga tercegah munculnya bakat mudah tertarik lelaki lain yang bersemayam di hati istrinya.

Langkah-langkah semacam ini tidak boleh diabaikan oleh suami agar rumah tangga dan anak-anaknya dapat menempuh keluarga bahagia dan sejahtera sampai saat yang ditentukan oleh Allah

Dampak Yang Dialami Anak Broken Home

Broken home dapat diartikan sebagai sebuah keluarga di mana sang orang tua bercerai atau berpisah. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, setidaknya terdapat 344.237 kasus talak dan cerai di Indonesia pada tahun 2014.

Perceraian memang bukan suatu hal yang ingin dialami oleh keluarga manapun. Namun terkadang perceraian bisa menjadi hal yang tak bisa dielak. Dan dampak perceraian tidak hanya dirasakan oleh orang tua yang berpisah, tetapi juga oleh anak-anak mereka.


Anak broken home yang orang tuanya bercerai kemungkinan akan merasa kehilangan, terasing, takut ditinggal sendirian, marah pada satu atau kedua orang tua, merasa menjadi penyebab orang tua berpisah, merasa ditolak, merasa insecure (tidak aman/yakin), dan bingung memihak orang tua yang mana.

Salah satu penelitian mengungkapkan bahwa perceraian menimbulkan konsekuensi serius pada kesejahteraan psikologibroken home, tak hanya setelah perceraian tetapi juga sebelum perceraian. Studi lain menunjukkan jika orang tua yang bercerai, berpisah, minum minuman beralkohol, atau terkena kasus pidana berkontribusi mengembangkan perilaku antisosial pada sang anak.


Perceraian orang tua juga bisa membuat sang anak menderita separation anxiety syndrome (SAD). SAD merupakan suatu kondisi di mana seorang anak menjadi takut dan gugup ketika berada jauh dari rumah atau terpisah dari orang yang dicintai seperti berpisah dengan orang tua yang bercerai. Ketakutan ini dapat dapat mengganggu aktivitas normal sang anak, seperti pergi ke sekolah atau bermain dengan anak-anak lain.

Dan tak hanya dalam jangka pendek, percerian turut memengaruhi anak broken home dalam jangka panjang. Menurut penelitian, anak broken home lebih mungkin menderita depresi ketika mereka berusia dua puluhan tahun. Perceraian orang tua juga akan memengaruhi sang anak jika dia memiliki hubungan di kemudian hari. Studi statistik menunjukkan bahwa anak-anak yang orang tuanya bercerai lebih mungkin untuk bercerai juga. Ada pula anak broken home yang memutuskan untuk tidak menikah. Mereka ingin memiliki hubungan asmara dengan orang lain, namun menahan diri untuk benar-benar masuk atau terlibat ke dalam hubungan tersebut. Bahkan mungkin membatasi diri atau menjaga jarak.

Selain itu, anak broken home pun diduga memiliki keuangan yang kurang stabil jika dibandingkan dengan anak-anak berkeluarga lengkap. Anak broken home juga diduga memiliki prestasi akademik yang lebih rendah, lebih banyak mengonsumsi minuman beralkohol, lebih banyak merokok, dan memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi.

Untuk mencegah semua risiko di atas, pastikan untuk selalu terbuka dan berbagi tentang situasi keluarga dengan anak, komunikasi yang baik penting bagi perkembangannya di kemudian hari. Bagi orang tua, hati-hati bila harus mempertimbangkan pilihan bercerai saat terjadi konflik.  Alangkah baiknya mengikuti konseling untuk mengatasi konflik pernikahan sebelum mengambil keputusan penting mengenai kelangsungan pernikahan Anda.

Perawatan Payudara yang Tepat Pasca Menyapih

Keputusan menyapih atau menghentikan pemberian air susu pada anak sewajarnya memberi dampak nyata pada payudara Anda. Dampak tersebut bisa berupa payudara bengkak dan terasa tidak nyaman selama beberapa lama. Namun jangan cemas, perawatan  payudara dapat dilakukan guna mengatasi dan menghindari dampak yang lebih serius.

Meski Anda berhenti menyusui, Air Susu Ibu (ASI) masih tetap berproduksi dan bisa berlangsung hingga beberapa minggu berikutnya. Tindakan yang sebaiknya dilakukan adalah penghentian pemberian air susu secara bertahap agar air susu berkurang secara alami. Dengan penyapihan bertahap seperti ini, maka dampak-dampak fisik yang membuat tidak nyaman, seperti payudara bengkak, mastitis, dan penyumbatan saluran air susu, dapat dihindari dengan aman. Namun, potensi gangguan medis patut dicurigai saat jumlah air susu yang dikeluarkan tidak berkurang selama berbulan-bulan setelah penyapihan. Gejala tersebut sebaiknya segera dibicarakan dengan dokter.

Selain itu, dampak pasca menyusui lainnya bisa menjadikan bentuk payudara tidak sama atau asimetris. Sangat memungkinkan satu payudara lebih besar dibandingkan payudara yang lain. Pada dasarnya, jaringan payudara meluas hingga ke ketiak. Saat jaringan tersebut membesar karena terisi air susu, kemudian menyusut lagi setelah menyusui, kontur garis dada dapat berubah. Meski demikian, itu hanyalah perubahan yang tidak perlu dikhawatirkan dan tidak memerlukan perhatian medis.

Mengurangi Bengkak dan Nyeri Pada Payudara

Selama proses penyapihan, perlu dilakukan perawatan payudara yang tepat, terutama dalam mengatasi efek pembengkakan dan kemunculan rasa sakit. Jika payudara terasa penuh dengan air susu, maka cobalah memompa air susu Anda satu kali hingga terkuras habis dan selanjutnya pompa cukup sampai anda merasa nyaman atau nyeri berkurang. Namun, lakukan hal ini jika Anda merasa benar-benar tidak nyaman karena payudara yang membengkak. Perawatan payudara lain yang bisa dilakukan adalah minum teh daun sage dua gelas tiap hari guna membantu mengeringkan air susu.

Cara lain untuk meredakan pembengkakan payudara pasca penyapihan adalah mengompres payudara dengan daun kubis. Setelah beberapa saat seiring daun kubis melayu, gantilah dengan daun yang baru. Lakukan hingga payudara tidak terasa padat lagi. Jika tidak ada daun kubis, Anda juga bisa mengompres payudara dengan es atau kain yang dicelupkan ke air dingin. Kompres dingin ini bertujuan menghambat aliran darah di payudara sehingga menurunkan produksi air susu. Upaya ini juga dapat mengurangi rasa sakit, sekaligus membuat Anda merasa lebih nyaman.

Lakukan Juga Hal Ini untuk Merawat Payudara setelah Menyapih

Selain cara meredakan pembengkakan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan payudara pasca menyapih, di antaranya:
  • Pijat payudara secara rutin, apalagi jika Anda merasa ada gumpalan di payudara. Hal itu bisa menandakan adanya penyumbatan saluran air susu. Tingkatkan durasi memijat pada area tersebut guna menghilangkan penyumbatan. Kompres payudara dengan kain hangat sebelum melakukan pemijatan, lalu berikan kompres dingin pasca memijat. Perhatikan jika rasa sakit meningkat atau ada warna kemerahan hingga demam. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya mastitis. Hubungi dokter segera jika gumpalan tidak hilang dalam satu hari agar komplikasi serius mastitis dapat diobati secara cepat dan tepat.
  • Jika rasa sakit pada payudara masih terasa, minumlah obat pereda rasa sakit, seperti paracetamol atau ibuprofen. Obat tersebut dapat membantu meredakan rasa sakit dan bengkak.
  • Pertahankan gaya hidup sehat. Jangan lupakan asupan vitamin dan cukupi istirahat tiap malam. Vitamin memastikan gizi yang cukup saat tubuh sedang mengalami perubahan pasca menyapih. Sedangkan tidur adalah cara terbaik bagi tubuh untuk mengembalikan kondisi dan menyembuhkan diri sendiri.
  • Perhatikan perubahan mood. Ingat, perubahan hormon yang terjadi setelah proses menyapih dapat berdampak kepada emosi dan perasaan Anda.
  • Bicarakan masalah pasca menyapih kepada ahli kesehatan, terutama kepada konsultan laktasi.
Untuk dampak pasca menyusui lain, seperti bentuk dan ukuran payudara yang tidak sama atau kendur, maka operasi kosmetik mastopexy dapat menjadi solusinya. Operasi ini dapat membantu mengencangkan atau mengembalikan posisi puting dan areola lebih tinggi pada payudara. Namun sebelum memutuskan menjalani operasi ini, diperlukan pemeriksaan payudara lengkap dan menyeluruh dari dokter./klinikf3cinoling

Cara Sehat Rawat Rambut yang Berhijab

Rambut merupakan mahkota tubuh. Semua orang pasti menginginkan memiliki rambut yang sehat dan terawat, termasuk yang memakai hijab.

Rambut yang sehat akan membuat orang percaya diri. Jangan mentang-mentang pakai hijab rambut tidak dirawat. Sebab yang memakai hijab juga harus merawat rambut dengan baik juga.
Maka sadar atau tidak, jadi Anda yang memakai hijab justru harus berusaha lebih keras agar rambut tetap terawat, dan semakin sehat? Nah, agar rambut tetap terawat walaupun memakai hijab berikut tipsnya:


1. Keramas Secara Teratur

Keramas secara teratur setidaknya dua atau tiga hari sekali. Sebabnya rambut yang kotor karena jarang keramas akan membuat akar rambut rapuh dan mudah rontok.

2. Hindari Mengenakan Hijab Saat Rambut Masih Basah

Coba hindari mengenakan hijab saat rambut masih basah. Sebab mengenakan hijab saat rambut masih basah bisa bikin kulit kepala lembab dan rentan membuat rambut rontok.

3. Pilihlah Hijab yang Tepat

Selalu usahakan untuk memilih bahan hijab yang tepat. Maka jangan gunakan hijab yang bikin kulit kepala panas dan berkeringat hingga gatal. Apabila kulit kepala panas dan berkeringat, maka hal ini akan membuat rambut mudah rontok, atau bercabang, terlihat kusam hingga patah-patah.

4. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Usahakan agar tidak mengikat rambut terlalu kencang. Sebabnya ambut yang diikat terlalu kencang akan membuat akar rambut tertarik dan rentan rapuh sampai patah dan tipis.

5. Pakai Vitamin Rambut

Vitamin rambut bisa menjaga kesehatan serta kecantikan rambut. Karena itulah disarankan, supaya kamu memakai vitamin rambut alami seperti halnya minyak urang-aring, bisa juga minyak kelapa atau minyak zaitun. ()

Sumber: Carahidupsehat

Renungan Untuk Istri

Klinikf3cinoling – Jika isterimu adalah seorang wanita Islam, muslimah yang taat kepada Allah dan Rasulnya serta takut akan adzab Allah, Saya yakin Isterimu pasti akan sangat mengerti dan paham dengan uraian saya dibawah: Suami tidak perhatian, selingkuh, sakit hati dengan perkataan atau perbuatan suami, penghasilan kurang, suasana rumah tidak menyenangkan biasanya dijadikan alasan untuk melegalkan atau membenarkan tindakan seorang istri meninggalkan suaminya dengan pergi menginap ke tempat lain (teman, saudara, kantor, ortu dll) dengan harapan dapat menyelesaikan masalah atau hanya memberi pelajaran kepada suami agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Tidakan isteri meninggalkan suami ini sering dianggap ringan atau sepele oleh sebagian wanita yang tidak mengerti hukum islam tapi jika tindakan ini dilakukan terhadap seorang pria muslim yang paham hukum agama akan sangat fatal dan berat akibatnya karena agama Islam melarang dengan keras hal tersebut. Isteri meninggalkan rumah tidak akan menyelesaikan masalah justru akan memperberat masalah, suami akan mempunyai kesan istri lari dari tanggung jawab kewajiban sebagai isteri, membuat suami menjadi sakit hati sehingga menjadi ringan untuk menceraikannya serta menambah fitnah bagi diri sendiri dan suaminya. Apalagi jika isteri pergi meninggalkan rumah karena dimarahi suami yang menasehatinya sungguh sangat berdosa karena perbuatan isteri ini akan di laknat oleh Allah dan malaikatpun memarahinya (lihat Hadist Riwayat Abu Dawud dibawah) .

Setan selalu berusaha untuk membujuk dan mengajak manusia untuk berbuat sesuatu yang tidak diridhoi Allah dan rasulnya. Setan bernama Dasim tugasnya membujuk seorang isteri agar tidak taat kepada suami dan mempengaruhi seorang isteri agar pergi meninggalkan rumah dengan berbagai alasan untuk membenarkan perbuatan diatas meskipun sudah jelas bahwa perbuatan tersebut dilarang oleh Quran dan Hadist. Alasan sakit hati karena perbuatan / perkataan suami, yang kadang dijadikan alasan isteri untuk membenarkan tindakan meninggalkan rumah dan suami.

Seringkali ada Pihak ketiga (PIL) yang kadang menjadikan seorang isteri semangat meninggalkan suami meskipun tidak semuanya demikian. Pada Intinya seorang isteri tidak boleh meninggalkan rumah tanpa izin suaminya, jadi meskipun dinasehati dan kurang diperhatikan suami saat isteri dalam keadaan sakit bukan berarti bisa melanggar aturan Allah . Orang sakit kurang makan bukan berarti dia boleh mencuri makanan karena mencuri adalah dosa apapun alasannya.

Begitu juga sakit yang diberikan oleh Allah kepada seorang isteri sebagai pemberi peringatan dari Allah bukan berarti seorang istri boleh menyakiti hati suami dengan pergi meninggalkan rumah dan meninggalkan suaminya. Istri yang pergi dari rumah, meninggalkan suami menginap di tempat lain dan meninggalkan suaminya dalam keadaan marah sedangkan suami tidak ridho apapun alasannya, bagi wanita yang mengerti hukuman Allah sangat berat pasti akan sangat menyesal dan tidak akan pernah berani satu kalipun melakukannya karena jika seorang Isteri pergi meninggalkan rumah dan suaminya…
artinya :

1. Isteri tersebut bukan seorang wanita yang baik . Isteri meninggalkan suami atau pergi tanpa izin suami bukanlah termasuk golongan wanita yang baik karena isteri yang baik akan menghormati pemimpinnya (suaminya). Pemimpin rumah tangga dalam Islam adalah suami bukan Isteri karena Suami mempunyai kedudukan setingkat lebih tinggi dari isterinya. Dan yang paling penting adalah suami telah memberi makan maupun tempat tinggal bagi isterinya jadi sudah sewajarnya jika isteri berkewajiban untuk taat pada suaminya selama suami menyuruh dalam kebaikan (bukan kemaksiatan).

Firman Allah dalam surat An Nisa’ ayat 34 dan Al
Baqoroh ayat 228: Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

(QS. An-Nisa 34) Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana “ Surat Al Baqoroh ayat 228.

Seorang isteri yang pergi meninggalkan rumah tanpa izin suami dengan alasan apapun dan dalam kepergiannya tidak bermaksiatpun tetap saja termasuk wanita tidak baik (pembangkang) apalagi jika dia pergi dengan berpakaian yang tidak sopan seperti wanita pada jaman Jahiliyah Dan Surat Al Ahzab ayat 33 yaitu : Menetaplah di rumah kalian ( para wanita ), dan jangan berdandan sebagaimana dandanan wanita-wanita jahiliyah. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan patuhilah ( wahai para wanita) Allah dan rasul-Nya. Sabda Nabi SAW : “Barangsiapa yg taat kepadaku maka ia telah taat kepada ALLAH, dan barangsiapa yg tidak taat kepadaku maka berarti tidak taat kepada ALLAH.

Barangsiapa yang taat kepada Pimpinan (Islami) maka berarti ia telah taat kepadaku, dan barangsiapa yang tidak taat kepada pimpinan (islami) maka berarti ia telah tidak taat kepadaku.”HR Bukhari, kitab al-Jihad, bab Yuqatilu min Wara’il Imam, juz-IV, hal.61.
Jika seorang suami karena suatu hal (Penghasilan kurang, PHK, Kecelakaan dll) suami menjadi kurang / tidak dapat memberikan kewajibannya terhadap isteri bukan berarti isteri boleh meninggalkan rumah, karena memang tidak ada hukum Islam yang membolehkan seorang Isteri meninggalkan rumah tanpa izin karena faktor tersebut, karena jika suami tidak dapat melakukan kewajibannya maka gugatan cerai pada suaami adalah jalan terbaik bukan malah pergi meninggalkan rumah atau suaminya.

2. Isteri meninggalkan rumah tanpa izin suami akan dilaknat oleh Allah dan dimarahi oleh para malaikat. Sabda Rasullulah SAW : ”Hak suami terhadap isterinya adalah isteri tidak menghalangi permintaan suaminya sekalipun semasa berada di atas
punggung unta , tidak berpuasa walaupun sehari kecuali dengan izinnya, kecuali
puasa wajib.

Jika dia tetap berbuat demikian, dia berdosa dan tidak diterima puasanya. Dia tidak boleh memberi, maka pahalanya terhadap suaminya dan dosanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jika dia berbuat demikian, maka Allah akan melaknatnya dan para malaikat memarahinya kembali , sekalipun suaminya itu adalah orang yang alim.” (Hadist riwayat Abu Daud Ath-Thayalisi daripada Abdullah Umar).

3. Isteri meninggalkan suami sama saja dengan menjerumuskan dirinya sendiri ke neraka karena suami berperan apakah isterinya layak masuk surga atau neraka. Isteri pergi meninggalkan suami artinya dia tidak taat kepada suaminya padahal jika seorang isteri tahu bahwa taat pada suami bisa mengantar dia ke surga pastilah dia akan menyesal melakukan hal itu sesuai dengan hadist Rasullullah SAW : Dari Husain bin Muhshain dari bibinya berkata: “Saya datang menemui Rasulullah SAW. Beliau lalu bertanya: “Apakah kamu mempunyai suami?” Saya menjawab: “Ya”. Rasulullah SAW bertanya kembali: “Apa yang kamu lakukan terhadapnya?” Saya menjawab: “Saya tidak begitu mempedulikannya, kecuali untuk hal-hal yang memang saya membutuhkannya” . Rasulullah SAW bersabda kembali: “Bagaimana kamu dapat berbuat seperti itu, sementara suami kamu itu adalah yang menentukan kamu masuk ke surga atau ke neraka” (HR. Imam Nasai, Hakim, Ahmad dengan Hadis Hasan). Maksudnya jika suami ridha maka Allah pun ridha.

4. Memusuhi suami sama saja dengan memusuhi Allah. Seorang isteri yang meninggalkan suami

dan memusuhi suaminya padahal suami baik pada isterinya. Sangatlah tidak mungkin masuk surga karena Bagaimana mungkin seorang isteri berharap masuk surga jika Allah memusuhinya. Bahkan jika sampai suami terluka hati / fisiknya maka Allah dan Rasullullah SAW akan memisahkan diri dari isteri tersebut. Hal ini dijelaskan dalam Hadist Rasullullah SAW :

“Tidaklah istri menyakiti suami di dunia kecuali ia bicara pada suami dengan mata yang berbinar, janganlah sakiti dia (suami), agar Allah tidak memusuhimu, jika suamimu terluka maka dia akan segera memisahkanmu kepada Kami (Allah dan Rasul)”. HR. Tirmidzi dari Muadz bin Jabal.

5. Isteri meninggalkan suami tidak ada nafkah baginya dan layak mendapat azab. Seorang Ulama dan pemikir Islam yang sangat terkenal akan kecerdasannya dan sangat dikagumi oleh para ulama pada waktu itu, penghafal Quran dan Ribuan Hadist, ahli Tafsir dan Fiqh dari Harran, Turki yaitu Ibnu Taimiyah sampai berkata: “Jika isteri keluar rumah suami tanpa seijinnya maka tidak ada hak nafkah dan pakaian”. Tidak dihalalkan bagi isteri untuk keluar dari rumah suaminya kecuali dengan ijinnya (suami),Dan apabila ia keluar dari rumah suaminya tanpa seijinnya maka ia telah berbuat nusyuz (durhaka) bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya dan ia layak mendapat adzab.” Ibnu Taimiyah (1263-1328) adalah orang yang keras pendiriannya dan teguh berpijak pada garis-garis yang telah ditentukan Allah, mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ia pernah berkata: ”Jika dibenakku sedang berfikir suatu masalah, sedangkan hal itu merupakan masalah yang muskil bagiku, maka aku akan beristighfar seribu kali atau lebih atau kurang. Sampai dadaku menjadi lapang dan masalah itu terpecahkan. Hal itu aku lakukan baik di pasar, di masjid atau di madrasah. Semuanya tidak menghalangiku untuk berdzikir dan beristighfar hingga terpenuhi cita-citaku.”

6. Taat kepada suami pahalanya seperti Jihad di jalan Allah Jika seorang isteri taat kepada suaminya serta tidak pergi meninggalkan suami maka pahalanya sama dengan jihad di jalan Allah. Perhatikan hadist berikut: Al- Bazzar dan At Thabrani meriwayatkan bahwa seorang wanita pernah datang kepada Rasullullah SAW lalu berkata : “ Aku adalah utusan para wanita kepada engkau untuk menanyakan : Jihad ini telah diwajibkan Allah kepada kaum lelaki, Jika menang mereka diberi pahala dan jika terbunuh mereka tetap diberi rezeki oleh Rabb mereka, tetapi kami kaum wanita yang membantu mereka , pahala apa yang kami dapatkan? Nabi SAW menjawab :” Sampaikan kepada wanita yang engkau jumpai bahwa taat kepada suami dan mengakui haknya itu adalah sama dengan pahala jihad di jalan Allah, tetapi sedikit sekali di antara kamu yang melakukanya. Jadi akan sangat tidak mungkin bagi seorang isteri yang mengaku mengerti hukum agama Islam tapi pergi meninggalkan tanggung jawab sebagai isteri meninggalkan suaminya dari rumah. Oleh karena itulah sangatlah penting untuk memilih istri yang mengerti akan hokum agama dan memilih isteri itu bukan karena kecantikan atau hartanya tapi dipilih karena agamanya agar selamat tidak terjerumus kedalam panasnya Api neraka. Sabda Rasullullah SAW :“Wanita itu dinikahi karena: hartanya, kecantikannya, keturunannya dan agamanya. Maka pilihlah agamanya agar kamu selamat” Hadist Shahih Bukhari. “Dunia adalah kesenangan dan sebaik- baik kesenangan di dunia adalah isteri yang baik (sholehah) ” Hadist Shahih Muslim. Lebih mulia seorang wanita member nasehat atau berbicara dari hati ke hati dengan suami bukan kepada orang lain jika terjadi ketidakadilan pada dirinya daripada langsung pergi meninggalkan suaminya . Seorang isteri yang benci terhadap suaminya dan memang berniat meninggalkan suami supaya di cerai dan kemudian berharap memperoleh pasangan pengganti atau sudah ada pengganti yang lebih baik menurut dirinya, jelas sekali wanita itu digoda setan agar wanita ini melihat lelaki lain lebih menarik dari suaminya sehingga timbul rasa bosan, cekcok dll dan akhirnya berbuntut pada perceraian. Allah SWT telah mengingatkan kita agar tidak membenci atau menyukai sesuatu padahal kita tidak tahu rahasia dibalik itu, dalam Al Baqoroh ayat 216 : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.

Saya lanjutkan, Usaha setan bisa dikatakan sukses besar bila berhasil menjadikan wanita itu cerai dan berpredikat janda karena wanita ini akan lebih mudah digoda sebab tidak ada yang menjaganya (suami) . Wanita ini akan merasa bebas tidak ada ikatan, lebih nyaman karena tidak ada yang mengontrol (suami), selanjutnya jika tidak kuat imannya (kebanyakan tidak kuat) akan timbul banyak fitnah dan dosa bagi wanita itu di kemudian hari. Godaan setan akan lebih kuat pada saat janda karena faktor alami kebutuhan batin selain itu akan banyak lelaki yang merayu yang memanfaatkan kondisi janda sehingga menyeret wanita itu dalam lembah dosa yang tiada berkesudahan sampai wanita itu sadar jika suatu saat sakit atau sudah berumur tidak ada yang menemani sampai meninggal. Pada umumnya Wanita yang menjanda karena tergoda pria lain akan lebih mudah tergoda nafsunya apalagi jika dicerai pada umur 40 tahun kebawah.

Pernikahan adalah hal yang suci melibatkan keluarga, handai taulan dan tetangga jadi tidak sepantasnyalah jika seorang isteri meninggalkan suaminya untuk alasan emosi pribadi dengan meninggalkan perasaan kebahagiaan keluarganya sendiri atau keluarga pasangannya. Atas kehendak Allah, rezeki yang lebih bisa diberikan pada isteri bukan pada suami, jadi janganlah menjadi tinggi hati jika suatu saat rezki isteri melebihi suami, merasa lebih bermanfaat dari suami, merasa bisa hidup sendiri dan dapat mengatasi sendiri segala hal, tidak mau
diatur sehingga tidak patuh kepada suami. Inilah tanda-tanda kehancuran suatu
kapal pernikahan karena ada 2 nahkoda yang mengendalikan kapal dengan arah berlawanan. Kapal Pernikahan akan bisa selamat sampai tujuan (surga dunia akhirat) jika hanya punya satu arah yang disepakati dan diusahakan bersama. Bagaimanapun juga tujuan hidup akan
lebih mudah dicapai jika ada keharmonisan sejati yang hanya dapatdicapai dalam suatu keluarga yang lengkap ada suami. Harta yang dibanggakan dan dikumpulkan bisa hilang
dalam sekejab (kebakaran, tsunami dll) tapi mempunyai suami atau isteri yang
sholeh adalah harta tidak ternilai yang tidak akan hilang kecuali mati. Oleh karena itulah peran isteri terhadap suami sangat besar dalam mengarungi samudera kehidupan agar tujuan akhir bahagia dunia akhirat dapat segera tercapai sehingga Allah pun akan memberi pahala yang besar untuk isteri yang taat dan patuh kepada suaminya…

Banyak Hadist yang menjelaskan pahala seorang Istri yang taat pada suaminya : ”Jika seorang isteri itu telah menunaikan solat lima waktu dan berpuasa pada bulan ramadhan dan menjaga kemaluannya daripada yang haram serta taat kepada suaminya, maka dipersilakanlah masuk ke syurga dari pintu mana sahaja kamu suka.” (Hadist Riwayat Ahmad dan Thabrani).

”Sesungguhnya setiap isteri yang meninggal dunia yang diridhoi oleh suaminya, maka dia akan masuk syurga.” (Hadist riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah) Jika isteri memang tidak taat kepada suaminya, setelah dinasehati secara halus, berpisah ranjang dan dinasihati secara keras tidak berhasil maka renungkanlah : Surat An Nur ayat 3 yaitu : “ Orang laki-laki pezina, yang dinikahinya ialah perempuan pezina pula atau perempuan musyrik. Perempuan pezina jodohnya ialah laki-laki pezina pula atau laki-laki musyrik , dan diharamkan yang demikian itu atas orang yang beriman”.

Pikirkanlah kembali apakah wanita ini cocok dijadikan pasangan / isteri bagi pria beriman, dan dapat membawa kebaikan bagi diri sendiri dan keluarga, ikhlaskan saja wanita ini jika ingin berpisah mungkin jodohnya adalah sesuai dengan apa yang di firmankan Allah diatas…wallahu’alam bishowab

*Semoga Allah menjadikan kita sebagai Muslimah yang Shalehah. Aamiin Ya Rabb

Penulis: Abdillah
(zafaran/klinikf3cinoling)

Merawat Cinta Kasih Suami Istri Dalam Hubungan Pernikahan

Sepasang suami istri yang baru menikah seringkali terlihat begitu mesra dan begitu romantis. Hanya saja, seiring berjalannya waktu, masing-masing pasangan mulai disibukkan dengan kegiatannya sehari-hari. Jarang sekali dilihat berduaan dan memberikan kemesraan satu dengan yang lainnya. 

Merawat cinta kasih antara pasangan suami istri dibutuhkan sebuah pengorbanan dan kesabaran yang lebih besar dibandingkan sewaktu menanam dan menumbuhkannya. Cinta bisa tumbuh ketika melihat paras seseorang yang menarik, cinta bisa tumbuh sebab melihat kepribadian yang mengesankan, cinta bisa tumbuh sewaktu pada pandangan pertama dan cinta juga bisa tumbuh sewaktu melihat ada kesamaan pandangan dan tujuan hidup. Itulah cinta. Kedatangannya bisa saja tidak terduga dan bisa datang dengan begitu cepat.

Hanya saja, ketika cinta tersebut diwujudkan dalam sebuah ikatan pernikahan, hingga terwujudlah sepasang suami dan istri, apakah perwujudan dari merawat cinta bisa dengan mudah terjalin tanpa ada kerja sama atau usaha dari masing-masing pihaknya?
Seringkali kita mendengar atau melihat secara langsung pasangan suami istri yang tadinya terlihat begitu mesra dan sejalan ketika melakukan hal apa saja, bahkan mereka senantiasa terlihat begitu harmonis. Namun pada akhirnya berakhir di meja pengadilan untuk mengajukan perceraian? Mungkin benar jika sebagain dari kita mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena telah menjadi sebuah takdir dan ketentuan yang Allah berikan pada pasangan tersebut.


Namun, ketentuan manakah? Apakah ketentuan yang mutlak yang tidak bisa dirubah? Ataukah ketentuan Allah yang masih bisa kita upayakan? Nah, dalam kasus ini termasuk pada konteks hubungan dalam suami istri. Tali kasih dan cinta dalam sebuah hubungan pada umumnya ditentukan oleh masing-masing individu antara suami dan istri. Dengan demikian, diperlukan upaya dan usaha dari suami dan istri untuk bisa mengupayakan agar pernikahannya bisa tetap awet dan cinta kasihnya bisa terjaga.
Nah, berikut ini ada beberapa kiat yang bisa dilakukan saat cinta dan kasih dalam hubungan suami istri bisa tetap terawat dan terjaga sehingga bisa menghasilkan keharmonisan dalam rumah tangga.

Kiat Merawat Cinta Kasih Suami Istri Dalam Hubungan Pernikahan

1. Perlihatkan Rasa Empati

Ketika pasangan anda merasakan cemas atau panik akan satu hal. Maka perlu sekali menunjukan rasa empati da peduli terhadap pasangan. Jangan sampai mereka menganggap kita sudah tidak peduli dan berakhir dengan berbagai pemikiran negatif yang akan mereka pikirkan. Cobalah untuk memahami situasi serta harapan yang ingin dicapainya. Dengan adanya rasa pengertian akan dapat meringanakn beban dari pasangan. Hal ini penting sekali dilakukan bagi setiap pasangan yang sering dihantui dengan rasa cemas atau ketakutan yang muncul dalam hubungan berumah tangga. Pengertian dan perhatian yang diberikan dari pasangan adalah obat paling ampuh untuk menciptakan sebuah hubungan yang romantis dan harmonis.

2. Biasakan Untuk Saling Kecup dan Sapa Sewaktu Berangkat dan Pulang Bekerja

Sebuah pelukan dan perhatian adalah hal yang akan membuat pasangan senang dan merasa begitu dicintai. Ungkapan cinta ini bisa terus anda tumbuhkan dan anda jaga dengan membiasakan memberikan pelukan, kecupan da sapaan sewaktu pasangan anda hendak pergi bekerja dan sepulang bekerja. Untuk itu, sempatkan waktu 3 sampai 5 menit untuk menghampiri sambil merapihkan baju yang dikenakan dan berikan semangat dan doa untuk pasangan anda yang hendak bekerja. Dengan demikian, masing-masing pasangan akan terus teringat dan terngiang akan cinta yang anda berikan.

3. Sering Duduk Berdampingan

Seiring dengan usia pernikahan yang sudah berjalan begitu lama. Kedekatan yang intens mungkin sudah jarang sekali dilakukan. Namun untuk merawat cinta kasih dalam hubungan pernikahan, tidak ada salahnya jika anda kembali mengenang masa-masa romantis dulu dengan duduk berudaan dalam sebuah sofa sambil mengobrol atau menonton televisi berdua hanya untuk sekedar mengenang kebersamaan seperti yang dilakukan dulu.

4. Katakan Selalu "Aku Mencintaimu"

Sebagai pasangan yang saling mencintai, uangkapan "Aku mencintaimu", mungkin tidak menjadi suatu hal yang asing. Hanya saja, dalam hubungan pernikahan, dua kata yang begitu bermakna besar ini menjadi jarang diungkapkan dengan alasan hubungan mereka sudah tidak lagi seperti anak remaja. Namun demikian, sebenarnya hal ini perlu sekali diungkapkan bahkan harus sering diucapkan oleh masing-masing pasangan guna mempererat cinta dan kasih antara satu pasangan. Namun selain diungkapkan, hal ini juga perlu ditunjukan dalam sikap dan perbuatan dengan selalu memperlakukan pasangan dengan begitu baik.

5. Tataplah Matanya

Sewaktu anda berbincang atau mengobrol bersama dengan pasangan, biasakan untuk selalu menatap matanya, hal ini bisa dijadikan sebagai pertanda yang menegaskan betapa anda benar-benar mencintainya. Dengan tatapan penuh cinta, pasangan anada akan mengerti meskipun anda tak mengucapkan kata-kata. Tatapan akan dapat menyiratkan perasaan seseorang betapa pentingnya arti pasangan hidupnya dalam hidup orang tersebut.

6. Berikan Perhatian

Seorang lawan jenis tentu menyenangi diberikan hadiah atau kejutan oleh pasangannya. Hal ini tentu saja selain membuat mereka bahagia dan gembira, pasangan akan merasa begitu dihargai sehingga ikatan cinta antara keduanya menjadi semakin besar dan semakin menggebu. Untuk itu, meskipun usia pernikahan sudah tidak muda lagi, tidak ada salahnya jika anda memberikan kejutan atau hadiah bagi pasangan anda. Sebuah hadiah yang diberikan tidak melulu harus berupa barang-barang mewah dengan harga yang fantastis. Luangkan waktu untuk makan malam berdua yang romantis dengan menu yang disukai oleh pasangan dan dalam momen yang begitu intim.

Jika anda malu atau merasa canggung karena adanya anak-anak, maka anda bisa menyempatkan waktu untuk menikmati makan malam berua di luar. Sebuah hadiah sederhana namun dihadirkan dalam momen yang tepat. Tentu akan membuat pasangan seolah teringat kembali masa-masa manis sewaktu berpacaran dulu. Hal ini tentunya baik untuk membangkitkan kembali romantika asmara seperti sebagaimana anda masih berpacaran dulu. Dengan demikian, tidak ada salahnya menyempatkan satu kali dalam satu bulan atau ketika anda memiliki waktu luang agar bisa bersama-sama dengan pasangan.

Itulah dia beberapa kita dan cara sederhana untuk mempertahankan ikatan cinta dan sayang dalam sebuah hubungan rumah tangga agar hubungan yang harmonis dan romantis bisa terjalin. Semoa kiat dan tips kali ini bisa membantu anda para pasangan yang sudah menikah dan ingin kembali membangkitkan asmara cinta agar keharmonisan tetap selalu terjalin.

Kategori

Kategori