Berada di jalur khatulistiwa dengan iklim tropisnya, Indonesia menyediakan lingkungan yang ideal bagi organisme patogen dan penyakit untuk berkembang dan menyebar luas. Salah satunya adalah infeksi saluran pernapasan atau ISP, yaitu infeksi pada saluran udara, sinus, tenggorokan, atau paru-paru. Penyebab utamanya adalah virus, tetapi ada juga bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada manusia.
Infeksi saluran pernapasan dapat dibagi menjadi dua, yaitu atas (hidung, sinus, tenggorokan) dan bawah (saluran udara dan paru-paru). Pada infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), penyakit yang menjangkiti adalah:
- Flu.
- Pilek.
- Laringitis, infeksi pada laring (kotak suara).
- Tonsilitis, infeksi amandel dan jaringan di belakang tenggorokan.
- Sinusitis, infeksi pada sinus.
- Asma, radang saluran udara yang terus-menerus.
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), paru-paru tidak mampu membuang napas secara normal hingga menyebabkan susah ber
- Bronkitis, infeksi pada saluran napas.
- Bronkiolitis, infeksi pada saluran udara kecil yang memengaruhi bayi dan anak-anak berusia di bawah dua tahun.
- Pneumonia, infeksi pada alveoli (kantung udara) di paru-paru.
- Tuberkulosis (TBC/TB), infeksi bakteri persisten di paru-paru.
Penyakit pernapasan atau paru-paru juga bisa hinggap pada para pekerja bangunan, petani, tukang las, tukang gali, pengrajin tembikar atau keramik, atau mereka yang setiap harinya bergelut dengan batu, pasir, tanah liat, jerami, atau logam. Tingkat debu di udara yang melebihi tingkat standar, seperti di kota industri, juga berkorelasi dengan masalah pernapasan. Risiko terkena penyakit paru-paru atau pernapasan pun akan meningkat jika merokok.
Terkena infeksi saluran pernapasan memang tidak enak. Batuk, bersin, hidung tersumbat atau meler, sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, adanya dahak, sesak napas, hingga sesak dada bisa Anda alami apabila ISP. Jika tidak ingin terserang ISP, Anda bisa mengurangi risiko terkena infeksi ini dengan cara:
- Rajin mencuci tangan.
- Tidak menyentuh mulut, mata, dan hidung dengan tangan.
- Tidak merokok.
- Rajin berolahraga.
- Suntik vaksin flu.
Dengan mengonsumsi cordyceps, dipercaya gejala asma pada orang dewasa dapat dikurangi. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk hal ini. Selain untuk mengobati infeksi saluran pernapasan, cordyceps dipercaya juga mampu mengurangi peradangan, melindungi jantung, memperlambat pertumbuhan tumor dan penyakit ginjal.
Mulai dari mengonsumsi jamur cordyceps hingga sekedar beristirahat, infeksi saluran pernapasan bisa disembuhkan dengan cara mudah.
EmoticonEmoticon